Kompas.com - Rayakan Perbedaan

Mendaki Kinabalu

  • Wisatawan berdiri di Tugu 0 Kilometer Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, Jumat (18/11/2016). Tugu 0 Kilometer ini berada di depan Kantor Sabah Tourism Board di Jalan Gaya.

    Image Credit: KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO
  • Pendaki berfoto di puncak Low's Peak Gunung Kinabalu, Sabah, Malaysia, Selasa (22/11/2016) pagi. Gunung Kinabalu sendiri berstatus sebagai gunung tertinggi di Pulau Kalimantan yakni berketinggian 4.095,2 meter di atas permukaan laut (mdpl).

    Image Credit: KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO
  • Pendaki melintasi jalur yang menanjak menjelang Pos Pendakian Gunung Kinabalu yakni Pondok Villosa di ketinggian sekitar 2.900 meter di atas permukaan laut (mdpl), Senin (21/11/2016). Gunung Kinabalu berstatus sebagai gunung tertinggi di Pulau Kalimantan yakni berketinggian 4.095,2 meter di atas permukaan laut (mdpl).

    Image Credit: KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO
  • Pendaki-pendaki asal Indonesia berfoto dengan latar belakang Gunung Kinabalu di area Kinabalu Park, Ranau, Sabah, Malaysia, Senin (21/11/2016). Gunung Kinabalu sendiri berstatus sebagai gunung tertinggi di Pulau Kalimantan yakni berketinggian 4.095,2 meter di atas permukaan laut (mdpl).

    Image Credit: KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO
  • Dua pendaki asal Indonesia tengah menyusuri jalur pendakian Gunung Kinabalu, Sabah, Malaysia, Selasa (22/11/2016).

    Image Credit: KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO
  • Pendaki asal Indonesia berada di Pondok Kandis, Gunung Kinabalu, Sabah, Malaysia, Senin (21/11/2016). Sepanjang jalur pendakian Gunung Kinabalu terdapat pos-pos pendakian yang lengkap dengan air minum, toilet, informasi kawasan, tempat duduk, tempat sampah, dan tandu. Pendaki bisa mengisi ulang air minum yang berasal dari gunung.

    Image Credit: KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO
  • Pendaki asal Indonesia tengah berada di sekitar puncak South Peak di Gunung Kinabalu, Sabah, Malaysia, Selasa (22/11/2016).

    Image Credit: KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO
  • Porter Gunung Kinabalu membawa tabung gas seberat 31 kilogram menuju Panar Laban atau Laban Rata menggunakan salabit, Rabu (23/11/2016). Salabit adalah tas khas suku Kandazan Dusun yang digunakan porter di Gunung Kinabalu. Tas ini berbahan kayu dan dimodifikasi sesuai kebutuhan.

    Image Credit: KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO
  • Puncak St. John di Gunung Kinabalu, Sabah, Malaysia, Selasa (22/11/2016) dengan ketinggian 4.091 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung Kinabalu dipercaya masyarakat Kandazan Dusun sebagai tempat tinggal roh-roh setelah mati sebelum pergi ke surga.

    Image Credit: KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO
  • Pendaki menuju Sayat-Sayat Check Point setelah mencapai puncak Gunung Kinabalu, Sabah, Malaysia, Selasa (22/11/2016). Kini, pasca gempa Gunung Kinabalu pada Juli 2015, pendaki tak perlu berjalan di pinggir tebing gunung untuk menuju Sayat-Sayat Check Point.

    Image Credit: KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO
  • Pendaki berjalan menyusuri tebing Gunung Kinabalu selepas Laban Rata menuju Sayat-Sayat Check Point pada bulan Februari tahun 2015 sebelum gempa bulan Juli 2015. Kini, jalur pendakian berubah menjadi tangga menuju Sayat-Sayat Check Point.

    Image Credit: Dok. Alfira / Basecamp Adventure
  • Penginapan Laban Rata di Gunung Kinabalu, Sabah, Malaysia, Senin (21/11/2016). Pendaki Gunung Kinabalu harus menginap di penginapan-penginapan di sekitar Laban Rata sebelum mendaki ke Puncak Gunung Kinabalu.

    Image Credit: KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO