Saya yang hampir pingsan meringkuk di tengah tumpukan barang bagasi, sudah tidak kuat lagi meneruskan perjalanan ke Kyrgyzstan. Saya memutuskan turun di Karakul, danau raksasa yang menawarkan satu nama: kematian.
Ada banyak anak cacat mental di Murghab. Tahun kelahiran mereka adalah saat-saat susah di provinsi GBAO, yang menderita karena diisolasi oleh pemerintah negaranya sendiri.
Kota Lhasa bukan lagi ujung dunia yang misterius. Tibet bukan lagi atap dunia yang tak terjamah. Shangrila ini tidak lagi hidup dalam dunianya sendiri.
Rabu, 27 Agustus 2008 | 07:30 WIB | Loading data..
Barisan rumah itu tampak muram. Atapnya nyaris ambruk dan dindingnya mengelupas. Seperti rumah hantu. Tidak ada penghuni. Tetapi, barisan rumah yang hampir rubuh ini mengajarkan sesuatu yang paling berharga dalam perjalanan saya ke Murghab.
Tiba-tiba sebuah tangan merangkul saya. Ada hembusan napas yang lebih cepat dari biasanya. Dudkhoda tidak sedang tidur lelap. Sepertinya ia butuh sesuatu untuk pelampiasan hasratnya.