
Setelah kontes Putri Indonesia dan Miss Indonesia, segera akan hadir kontes Putri Pariwista Indonesia atau Miss Tourism Indonesia. Kehadiran Putri Pariwisata diharapkan bisa ikut membantu meningkatkan citra pariwisata Indonesia yang sempat terpuruk di mata dunia.
Yayasan El John Indonesia sebagai franchise holder yang ditunjuk Organizer Miss Tourims International akan menyelenggarakan pemilihan final Putri Pariwisata Indonesia, Sabtu (12/7) mendatang, yang akan disiarkan Metro TV. Sebanyak 36 orang finalis dari 32 provinsi di Indonesia kini sedang dikarantina di Jakarta untuk mempersiapkan diri menuju seleksi final pada Sabtu mendatang. Yang terpilih sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2008 akan dikirim untuk mengikuti kontes Miss Tourism International 2008.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata , Jero Wacik, kepada para finalis dan panita penyelenggara di Jakarta, Senin (7/7), mengatakan, karena kali ini merupakan penyelenggaran yang pertama untuk kontes tersebut maka kesan pertama haruslah bagus. Ia juga mengharapkan, peserta yang terpilih harus yang tahu atau paham tentang kekayaan budaya dan pariwisata Indonesia. Jika demikian, kata Jero Wacik, Putri Pariwisata akan menjadi duta andalan untuk promosi pariwisata Indonesia kepada dunia.
"Kalau ditanya tentang pesta bunga Tomohon atau festival Danau Sentani misalnya, ia harus tahu dan bisa menceritakan dengan lancar. Kalau masih mikir-mikir, apalagi tidak tahu, itu berarti IQ-nya jongkok dan tidak layak jadi Putri Pariwisata," kata Jero Wacik.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Putri Pariwisata Indonesia 2008, Johnnie Sugiarto mengatakan, ketua dewan juri untuk acara tersebut adalah Prof DR Winanrno dari Universitas Atmajaya Jayakarta sementara anggota dewan juri antara lain Deputi Gubernur Bank Indonesia Miranda Gultom, mantan Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Aurora Tambunan, artis-penyanyi Titiek Puspa, serta perancang busana Adjie Noto Negoro.
Setelah diterpa masalah terorisme, pariwisata Indonesia kini mulai bangkat kembali. Tahun lalu jumlah kunjungan wisman (wisatawan mancenegara) ke Indonesia mencapai 5,5 juta orang dengan total pemasukan devisa sebesar 5,3 miliar dollar AS. Pada program Visit Indonesia 2008, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata menargetkan kunjungan wisman naik menjadi 7 juta orang dengan target devisa sebanyak 6,7 miliar dollar.
Dalam empat bulan pertama program Visit Indonesia 2008, jumlah kunjungan wisman naik 12,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Jero Wacik optimis, program Visit Indonesia 2008 akan memenuhi target jumlah wisman dan nilai devisa yang telah dipatok tersebut.