Jumat, 24 Oktober 2014

/ Travel

Rumah Sakit Hantu Terfavorit di Lamongan

Jumat, 3 Oktober 2008 | 16:33 WIB

LAMONGAN, JUMAT - Rumah Sakit (RS) Hantu, salah satu wahana di Wisata Bahari Lamongan (WBL) Paciran, Lamongan, Jawa Timur, menjadi primadona pengunjung pada liburan Idul Fitri.
     
"Dalam tiga hari ini pengunjung di RS Hantu penuh sesak dan pengunjung tidak harus bayar tiket lagi, sudah termasuk tiket masuk per orang Rp40.000," kata staf Marketing WBL, Yuli Wahyuningtyas, Jumat.
     
Menurut dia, RS Hantu memiliki daya tarik karena pengunjung memiliki perasaan takut dan ngeri untuk masuk. Di lain pihak sebagian pengunjung juga tertarik untuk melihat yang terjadi di dalam gedung RS Hantu itu.
     
Tetapi, lanjut dia, wahana lainnya yang ada, termasuk tiga wahana baru yakni Texas City, tembak ikan dan bioskop empat dimensi juga cukup diminati para pengunjung yang sebelum ini sudah sering berkunjung ke WBL.
     
Di luar dugaan, lanjut dia, para pengunjung WBL yang rata-rata dari berbagai daerah di Jawa Timur, dan sebagian Jawa Tengah pada hari raya kedua meledak hingga pengunjung mencapai 15.000 orang lebih. Sedangkan pada hari raya pertama hanya sekitar 6.000  pengunjung.
     
Menurut dia, para pengunjung pada Idul Fitri ini, berbeda dengan musim liburan sekolah. Para pengunjung yang datang jarang yang mempergunakan bus, tetapi lebih banyak kendaraan roda empat, dua atau kendaraan umum.
     
"Kalau musim liburan sekolah bisa 100 bus, tetapi kalau kemarin per harinya hanya ada dua bus rombongan, " tambah Ririn, yang juga staf bagian marketing.
     
Yuli Wahyuningtyas memperkirakan, pengunjung yang datang ke WBL pada Jumat ini menurun dibandingkan Kamis (2/10) , tetapi pada Sabtu dan Minggu dan pada 7 Oktober bersamaan dengan hari raya Ketupat pengunjung akan meledak lagi.
     
Di antara wahana yang padat dikunjungi, bahkan pengunjung terpaksa harus antre selain RS Hantu, juga jet coster, bioskop empat dimensi dan perahu putar.
     
Sedangkan perahu kano yang mengambil lokasi di tepi laut, meskipun gratis tidak banyak dimanfaatkan para pengunjung. Pengunjung yang memanfaatkan perahu kano, bisa berputar dan mengayuh perahu kano dengan dilengkapi pelampung anti tenggelam.
     
"Untuk perahu kano gratis, tetapi sewa perahu boat Rp10.000, dan naik perahu bermotor keluar dari lingkungan WBL ke laut lepas per orang Rp10.000, " kata seorang petugas di perahu Kano.
     
WBL dan gua Maharani yang dikelola PT. Bumi Sejati Lamongan, lokasinya tidak terlalu sulit dijangkau karena berada di tepi jalan raya pantura Lamongan.
     
Dengan kendaraan umum bisa diperoleh 24 jam, jika ditempuh dari terminal Tambakosowilangon, jaraknya sekitar 50 km dan ongkos kendaraan berkisar Rp10.000.
     
Dari Tuban jaraknya hanya sekitar 40 km. Tetapi, perjalanan dari Tuban harus turun di terminal Blimbing yang jaraknya sekitar 30 km sebelum akhirnya melanjutkan ke lokasi WBL atau gua Maharani dengan ongkos kendaraan umum berkisar Rp10.000 hingga Rp15.000.
     
WBL yang lokasinya ditepi laut utara Jawa tersebut dibangun sejak 2004 memiliki 61 wanaha wisata dengan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.


Editor :
Sumber: