Laporan wartawan Kompas Mahdi Muhammad
BANDA ACEH, SENIN — Ratusan keluarga korban tsunami asal Aceh Barat, Senin (19/1), berdemo di kantor Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam. Mereka mendesak pemerintah provinsi dan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nanggroe Aceh Darussalam serta Nias, untuk membangun rumah-rumah milik korban tsunami yang sampai saat ini belum dibangun oleh pihak yang berwenang.
Para korban yang tergabung dalam Gerakan Pejuang Rumah Tsunami Aceh Barat sudah sejak Minggu (18/1) malam berada di Banda Aceh. Mereka menyatakan akan tetap tinggal di Banda Aceh sampai ada kepastian dari kedua lembaga mengenai pembangunan rumah mereka.
Koordinator Lapangan GPRS, Chaidir Azhar, menyatakan, masih banyak korban yang belum mendapatkan rumah bantuan. Berdasarkan data GPRS, sekitar 1.569 keluarga saat ini masih tinggal di barak-barak dan rumah saudara-saudara mereka yang tidak terkena tsunami.


