Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 04:23 WIB
Perhatian, Maluku Utara Punya Objek Pariwisata Cantik!
Josephus Primus | Sabtu, 14 Maret 2009 | 18:38 WIB
|
Share:

TERNATE, KOMPAS.com - Maluku Utara (Malut) membutuhkan kehadiran investor pariwisata untuk mengelola potensi objek wisata di sejumlah kabupaten/kota di provinsi ini.
    
"Malut memiliki banyak potensi objek wisata yang layak dikelola investor. Untuk itu, jika ada investor yang berminat menanamkan modal pada sektor pariwisata, Malut bisa jadi plihan," kata anggota DPRD Malut Rasyid Musa di Ternate, Sabtu (14/3).
    
Objek wisata di Malut yang potensial dikelola investor di antaranya objek wisata Pulau Morotai di Kabupaten Halmahera Utara (Halut). Di pulau ini terdapat peninggalan sejarah Perang Dunia II.
    
Peninggalan Perang Dunia II yang masih bisa disaksikan di pulau tersebut, di antaranya puing-puing senjata dan kapal perang, bunker tempat persembunyian tentara sekutu, dan lapangan terbang yang dibangun tentara sekutu pada Perang Dunia II.
    
Di Pulau Morotai, kata Rasyid, juga terdapat potensi objek wisata bahari, seperti pantai pasir putih dan keindahan panorama bawah laut. Perairan sekitar Pulau Morotai juga sangat potensial untuk wisata mancing.
    
Di sekitar Pulau Morotai juga banyak terdapat pulau kecil yang juga memiliki keindahan panorama pantai. Pulau Loloda misalnya, keindahan pantai pulau ini disebut-sebut sama dengan keindahan pantai Kuta di Bali.
    
Rasyid mengatakan objek wisata lainnya di Malut yang juga potensial dikelola investor adalah Kepulauan Widi di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Objek wisata ini memiliki keindahan panorama bawah laut yang tak kalah juga jika dibandingkan taman laut Bunaken di Sulut.
    
Objek wisata Pulau Maitara di Kota Tidore Kepulauan dan pantai Guraici di Kabupaten Halsel juga layak dikelola investor. Wisatawan mancanegara memuji keindahan pantai di kedua objek wisata itu.
    
Rasyid mengatakan pemda di Malut sangat terbuka bagi masuknya investor pariwisata di daerahnya, bahkan mereka telah menjanjikan berbagai kemudahan kepada investor pariwisata yang  berminat masuk menanamkan modal.
    
Kalau objek wisata tersebut telah dikelola investor dipastikan akan banyak wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri yang akan mengunjunginya, apalagi sarana transportasi laut dan udara ke wilayah Malut sekarang ini semakin lancar.

Sumber :
Ant