KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Nasi Goreng Jancuk? Apa Itu?
Selasa, 14 April 2009 | 09:53 WIB
ilustrasi

Kata "jancuk" bukan sekadar kata makian bagi arek Suroboyo, tetapi juga mengungkap keakraban. Namun, orang pasti mengernyitkan dahi jika ada makanan diembel-embeli kata-kata umpatan itu.

Nasi Goreng Jancuk, suguhan unik dari Surabaya Plaza Hotel (SPH). Dinamakan seperti itu bukan hanya karena rasa, porsi dan bumbu, tetapi karena latar belakang pembuatannya.

Menurut penciptanya, Executive Chef SPH, Eko Sugeng Purwanto, pihaknya menciptakan nasi goreng ini bermula ketika beberapa hari lalu dia dan para department head SPH ngumpul bareng di cafe. Karena sedang lapar berat, maka mereka meminta pada Eko Sugeng untuk membuatkan nasi goreng yang berbeda dari biasanya.

“Saya benar-benar capek, sehingga sempat mengatakan ‘jancuk, aku sek kesel’. Tapi, saya tetap membuatkan menu spesial itu,” tandasnya kepada wartawan di Café Taman SPH. Dan, lalu lahirlah menu berbeda yang diminta. Meski tampilan seperti nasi goreng biasa, bumbu, porsi, dan penyajiannya bisa membuat orang misuh khas Surabaya.

Untuk bumbu dia menambahkan sambel terasi dan 20 cabai rawit. Lalu disajikan di atas selembar daun jati untuk menciptakan aroma berbeda. “Porsinya benar-benar big size dan bisa untuk 4-5 orang,” tutur Eko Sugeng.

Tentu saja rekan-rekannya langsung bereaksi melihat menu yang tidak disangka itu. Terlontarlah kata khas Surabaya itu ketika mereka melihat porsinya. Mereka mengumpat lagi setelah merasakan pedasnya. “Jancuk, kok pedes yo,” seru mereka kata itu.

“Dari situ kami memutuskan untuk menamai nasi goreng ini. Kami melihat, di Surabaya baru kami yang menggunakan nama ini,” tukasnya.

General Manager SPH, Yusak Anshori mengutarakan, pihaknya tidak khawatir akan dicerca orang lain dianggap menggunakan kata tidak sopan. Menurutnya kata itu sudah menjadi tanda keakrabaan bagi arek-arek Suroboyo dan Jatim. “Kalau diucapkan secara pas dan nadanya tepat, sebenarnya bukan kata makian,” katanya. sda

Sumber :Surya Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.