Kamis, 23 Oktober 2014

/

Dapur Kita

Pangan Lokal dan Masakan Oriental

Minggu, 14 Juni 2009 | 03:17 WIB

Ny Tuti Soenardi

Makanan oriental yang mulai populer sampai di kaki lima adalah dim sum. Bagi masyarakat kita dim sum dianggap makanan selingan karena biasanya dihidangkan dalam porsi kecil.

Jenis dim sum tentunya banyak. Biarpun porsinya kecil, jika dikonsumsi sesuai jumlah kebutuhan makanan utama, hasilnya sama, yaitu memenuhi porsi makan pagi, siang, ataupun malam. Hanya saja, asupan sayuran tetap perlu diperhitungkan sehingga saat mengonsumsi mungkin bisa ditambah sayur sawi asin, wortel, ketimun, dengan bumbu asam manis pedas dan makan buah segar sebagai penutup.

Dim sum, bakpao, siomai, dan lumpia biasanya banyak memanfaatkan tepung terigu yang dapat kita substitusi dengan tepung lokal.

Jenis lain, seperti hakaw udang yang memakai tepung tan mien bisa ditambah tepung kasava meskipun jumlah penambahan kecil.

Pangan tepung lokal kita dapat bergabung dengan kebutuhan tepung resep dim sum ini dengan atau tanpa mengurangi rasa aslinya.

Harapan kami adalah bisakah tepung lokal ini tersedia secara kontinu setelah kebutuhan masyarakat meningkat. Aneka jenis tepung lokal telah tersedia di Badan Ketahanan Pangan Departemen Pertanian. Semuanya dapat disebarkan merata ke daerah-daerah yang telah mendapatkan sosialisasi pemanfaatannya untuk membantu industri pangan dalam negeri sendiri.

Siomai Ikan Wortel

Untuk: 25 buah

1 buah: 67 kalori

Bahan:

Kulit:

- 250 gr tepung terigu

- 50 gr tepung sukun

- 1 btr putih telur

- 1 sdm minyak

- 100 ml air es

- ½ sdt garam

Isi:

- 200 gr daging ikan kakap

- 1 sdm tepung sukun

- 1 butir telur ayam, dikocok

- ½ bh bawang bombai iris halus

- 3 siung bawang putih iris halus

- 75 gr wortel iris halus

- 2 bh cabai merah besar, buang biji, iris halus

- Daun bawang secukupnya

- 2 sdm minyak

- Garam dan lada secukupnya

Cara Membuat

Kulit:

1 Campur tepung terigu, tepung sukun, putih telur, dan garam. Uleni lalu tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga rata dan menjadi adonan.

2 Bagi adonan menjadi empat. Kemudian digiling dengan ketebalan ½ cm, dipotong-potong sesuai ukuran mangkok siomai.

Isi:

1 Blender daging ikan, campur dengan telur, tepung sukun, wortel, bumbu-bumbu, minyak, garam, dan lada, aduk hingga tercampur rata.

2 Ambil cetakan mangkok kecil, olesi dengan minyak, masukkan kulit, isi dengan adonan ikan.

3 Kukus hingga matang, angkat.

4 Hidangkan dengan saus tomat.

 

Dim Sum Cakar Ayam

Untuk: 5 porsi

1 porsi: 138 kalori

Bahan:

- 15 potong cakar ayam (± 500 gr)

- 2 sdm kecap manis

- minyak untuk menggoreng

Bumbu A:

- 2 cup air

- 1 sdt garam

- 2 sdm kecap manis

- 1 sdm angciu

- 1 buah pekak

- 2 iris jahe

Bumbu B:

- 1 sdt cabai merah yang halus

- 1 sdt bawang putih cincang

- 1 sdm kedelai hitam (yang telah difermentasi)

- ?½ sdt garam

- 1 sdm gula pasir

- 1 sdm tepung sukun

- 1 sdm kecap ikan

- 1 sdm kecap manis

- 1/2 sdt minyak wijen

- 1 sdt minyak

- 3 sdm air

Cara membuat:

1 Cakar ayam yang telah dibersihkan diberi kecap, biarkan selama 20 menit, goreng sampai kering, angkat, rendam dalam air selama kurang lebih ½ jam.

2 Potong cakar masing-masing dua bagian.

3 Didihkan bumbu A, masukkan cakar dimasak dengan api sedang sampai lunak, angkat.

4 Campur bumbu B pada cakar, biarkan kurang lebih 10 menit lalu kukus kurang lebih 10 menit, angkat.

5 Hidangkan panas.


Editor :