Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Kamis, 17 Mei 2012 | 03:49 WIB
Para Seniman Belum Terlibat BIF
Winarto Herusansono | Kamis, 2 Juli 2009 | 19:45 WIB
|
Share:

SEMARANG, KOMPAS.com — Para seniman di Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, merasa belum pernah diajak untuk berpartisipasi pada kegiatan Borobudur International Festival (BIF) 2009, yang sedianya berlangsung 16-21 Juli 2009. Padahal, mereka berharap BIF bisa menjadi ajang kolaborasi para seniman Borobudur untuk tampail dalam pentas festival yang akan dihadiri pelaku wisata dari luar negeri.

"Banyak potensi lokal di Borobudur yang bisa dilibatkan dalam kegiatan BIF. Mulai dari para pelukis, seniman hingga perajin lokal yang berada di klaster-klaster kawasan wisata Candi Borobudur. Namun sayangnya, kami belum pernah diajak berembug dalam partisipasi BIF," kata pengelola Warung Info dan penggerak wisata Borobudur, Sucoro, Kamis (2/7), ketika dihubungi di Magelang.

Menurut Sucoro, pihaknya mengetahui ada kegiatan pra BIF yang akan berlangsung 12-14 Juli 2009. Kabarnya, juga ditampilkan kegiatan kesenian melibatkan 30 kelompok, tetapi tidak jelas apakah ada kelompok kesenian lokal yang juga akan berpartisipasi.

Di Borobudur terdapat empat kelompok besar paguyuban seniman, yakni Bumi Sambara Budhar, Paguyuban Masyarakat Pecinta Seni dan Budaya Borobudur, Komunitas Seniman Borobudur Indonesia serta kelompok penggiat Festival Lima Gunung yang dikomandani Tanto Mendut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo mengatakan, kegiatan BIF sepenuhnya diserahkan kepada kelompok penyelenggaraan pihak ketiga yaitu lembaga event organizer. Jadi, mengenai keterlibatan seniman lokal atau masyarakat wisata di Borobudur mestinya bisa diakomodasi penyelenggara tersebut.