KOMPAS
Minggu, 21 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Potensi Wisata di Balik Kegersangan Gunung Kidul
Selasa, 14 Juli 2009 | 10:27 WIB
KOMPAS/WAWAN H PRABOWO
Di bawah gunung-gunung kapur di wilayah Gunung Kidul terdapat aliran sungai-sungai. Anggota kelompok telusur goa Acintyacunyata Speleological Club (ASC) sedang menelusuri kali bawah tanah di Goa Seropan, Desa Semuluh , Kecamatan Semanu, Gunung Kidul, DI Yogyakarta, Minggu (17/5). Kali yang berada 60 meter di bawah permukaan tanah tersebut memiliki air terjun yang dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik dengan menggunakan turbin berteknologi mikrohidro.
TERKAIT:

GUNUNG KIDUL, KOMPAS.com — Wilayah Gunung Kidul di ujung Selatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta selama ini dikenal sebagai lumbung kemiskinan. Daerah ini dikenal gersang dan sulit air. Namun, di balik gersangnya perbukitan kapur di wilayah itu, ada potensi wisata yang tersembunyi.

Kawasan "karst" Kali Suci di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berpotensi menjadi andalan wisata gua batu kapur lempeng Gunungsewu di wilayah setempat.

Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul Birowo Adhie di Wonosari, Senin (13/7), mengatakan, kawasan Kali Suci berpotensi menjadi obyek wisata minat khusus yang layak jual, baik kepada wisatawan nusantara, maupun wisatawan mancanegara.
     
"Kali Suci merupakan wisata petualangan susur gua yang dipadukan dengan arung jeram yang sangat menarik. Obyek wisata ini akan kami kenalkan menjadi sebuah wisata andalan di Gunungkidul," katanya.
     
Adapun obyek wisata gua alam lain yang akan dikembangkan, menurut Birowo, adalah Gua Paesan Tambakromo di Ponjong, Gua Grubug di Semanu, Gua Lawa di Ponjong, dan beberapa gua lainnya.
     
"Sedangkan untuk kawasan hutan di antaranya Hutan Wanagama, hutan lindung di Pantai Wediombo, dan obyek lainnya, seperti upacara adat, cing-cinggoling, serta bersih desa dan rasulan di Hutan Wonosadi," katanya.
     
Birowo mengatakan, wilayah Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi alam yang luar biasa, baik kawasan hutan serta pegunungan "karst" yang bernilai jual tinggi jika dikembangkan dengan baik.
     
"Keunggulan kawasan Kali Suci sebagai obyek wisata antara lain adanya sungai bawah tanah dan gua alam yang cukup indah. Dengan pengembangan yang tepat, kawasan tersebut akan menjadi tujuan wisata yang menarik," katanya.
     
Namun, untuk menjadikan obyek wisata itu menjadi andalan, kata dia, perlu upaya pengembangan serius oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, termasuk pelestarian lingkungan agar kawasan setempat tetap terjaga keasliannya.
     
"Wisatawan yang mengunjungi kawasan Kali Suci akan bisa menikmati keindahan lima aliran sungai bawah tanah yang menarik melalui Gua Suci, Glatikan, Gelung, Buri Omah, dan Brubug. Aliran sungai di lima gua sepanjang satu kilometer ini bisa ditempuh menggunakan perahu," katanya.
     
Ia mengatakan perpaduan wisata susur gua dengan menggunakan perahu mirip arung jeram menjadi daya tarik yang akan ditawarkan oleh Dinas Pariwisata Gunungkidul.
     
Menurut dia, potensi wisata ini cukup baik, dan masyarakat sekitar juga sudah ikut berperan, antara lain dengan menyediakan lokasi parkir, jadi pemandu, dan menyediakan warung makan.
     
Dengan demikian, diharapkan, obyek wisata tersebut semakin dikenal dan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.

Penulis: MBK   |     |   Sumber : Antara Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.