BANDUNG, KOMPAS.com - Selama ini kawasan Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat, terkenal dengan wisata pantainya. Pangandaran identik degan laut. Tapi, tak lama lagi, kawasan ini akan menampilkan hal menarik lain selain pantai. Nyamuk.
"Teater Nyamuk merupakan pendukung wisata ilmiah Badan Pelatihan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) dengan mengintegrasikan pembelajaran Iptek dan seni bidang kesehatan," kata Kepala Balai Litbangkes P2B2 Kabupaten Ciamis, Sugianto di Bandung, Selasa (4/8).
Obyek wisata ilmah yang memadukan Iptek dengan seni serta pariwisata itu dikategorikan sebagai objek wisata minat khusus. Rencananya di Teater Nyamuk itu akan ditampilkan seluruh jenis nyamuk yang ada dan hidup di seluruh Indonesia.
Selain itu, wahana wisata ilmiah itu juga akan dilengkapi dengan sarana penunjang insektarium, laboratorium entomologi, parasitologi dan virologi. Perpustakaan dan tanaman obat anti malaria dan pengusir nyamuk (Tompen).
"Fasilitas yang ditawarkan adalah gedung sinema, ruang multimedia, pusat pelayanan dan Museuum terkait penelitian dan seluk beluk berbagai jenis nyamuk di Indonesia," kata Sugianto.
Bangunan dan fasilitas Teater Nyamuk dibangun selama tiga tahun anggaran sejak 2006 hingga 2008 di atas lahan seluas 2.000 meter persegi. Rencananya bangunan itu akan diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan pada 20 Agustus 2009 mendatang.
Kegiatan yang dilakukan di dalam Teater Nyamuk intinya bersifat promotif karena dapat memberikan informasi untuk meningkatkan perilaku hidup sehat khususnya yang berkaitan dengan pencegahan penyakit bersumber binatang.
"Selain promotif juga mengandung unsur edukatif, yang dikemas secara entertainment sehingga dapat memberi unsur kewirausahaan karena memiliki nilai ekonomi baik bagi masyarakat, swasta maupun pemerintah," kata Sugianto.
Sugianto menyebutkan, tujuan dibangunnya Teater Nyamuk atau Mosquito Theatre untuk menyediakan varian wisata baru di Kabupaten Ciamis, menambak kecintaan terhadap ilmu pengetahuan sedini mungkin bagi pelajar dan membentuk jejaring penelitian baik di daerah, nasional maupun internasional.


