Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 12:58 WIB
Pulihkan Citra, Budpar Promosi ke Sydney
M Suprihadi | Sabtu, 12 September 2009 | 20:06 WIB
|
Share:

KOMPAS/Markus Suprihadi
Para penari dan model tengah menunggu antrean untuk check in di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, Sabtu (12/9) malam ini. Bersama delegasi Departemen Budpar mereka akan tampil di Auckland dan Sidney. Budpar merasa perlu untuk memulihkan citra pariwisata Indonesia pascabom Marriott-Ritz Carlton, Juli lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk memulihkan citra pariwisata Indonesia, khususnya Jakarta, pascaledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata mengirim delegasi promosi wisata ke Auckland dan Sydney.

Delegasi yang terdiri 23 orang itu akan meninggalkan Jakarta, Sabtu (12/9) malam ini, menuju Auckland, Selandia Baru, dan Sydney, Australia.

Semula delegasi akan dipimpin langsung Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, tetapi Menbudpar batal berangkat, setelah ia mengundurkan diri dari jabatannya sebagai menteri.

Delegasi akhirnya dipimpin Direktur Jenderal Pemasaran Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Sapta Nirwandar yang saat ini masih berada di Shanghai. Rencananya, ia akan bergabung dengan rombongan di Auckland, Senin (14/9) pagi. Sorenya ia akan langsung memimpin delegasi untuk memaparkan situasi pariwisata dan keamanan Indonesia pascabom Marriott-Ritz-Carlton.

Ikut serta dalam rombongan ini, antara lain, Deputi Gubernur DKI Bidang Budpar Aurora Tambunan, serta perwakilan dari Asita DKI Jakarta dan Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta.

Selain penjelasan mengenai situasi pariwisata dan keamanan pascabom Marriott-Ritz-Carlton, kepada masyarakat pariwisata Selandia Baru dan Australia juga dipertunjukkan peragaan busana dan tari tradisional Indonesia. Untuk itu, dalam rombongan ini juga ada 2 model dan 4 penari dari Jakarta. Rencananya, di Sydney nanti akan bergabung 2 model lagi.