Tanjung Pinang, Kompas -
Hal itu diungkapkan Ketua Harian Kejuaraan Terbuka Renang Selat Riau dan Festival Bahari Kolonel (Laut) Darwanto di Tanjung Pinang, Jumat (22/1). ”Acara ini akan digelar seperti Sail Bunaken di Manado,” kata Darwanto. Acara itu direncanakan digelar tanggal 19-10 Juni 2010.
Menurut Darwanto, yang juga menjabat Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjung Pinang, kejuaraan terbuka renang Selat Riau dan Festival Bahari itu akan diisi dengan berbagai kegiatan, seperti lomba sampan layar, lomba perahu kolek, lomba perahu karet, dragon boat, dan atraksi terjun payung.
Darwanto menambahkan, kejuaraan renang Selat Riau itu sendiri diharapkan dapat diikuti sekitar 400-500 peserta. Jarak tempuh renang mencapai 10 kilometer, yaitu dari Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, ke Kabil, Batam.
”Diharapkan satu kabupaten atau kota dapat mengirim satu perenang. Dengan asumsi separuh dari jumlah kabupaten
Menurut Darwanto, ada beberapa tujuan pelaksanaan acara itu. Pertama, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar. Dengan acara itu, diharapkan olahraga di laut dan perairan di Indonesia lebih dapat dikenal oleh masyarakat luas, termasuk masyarakat dunia.
Selain itu, lanjut Darwanto, melalui acara tersebut diharapkan promosi wisata bahari di wilayah Kepulauan Riau dapat dilakukan. ”Acara itu juga bagian dari upaya menyukseskan Visit Batam 2010 dan Ulang Tahun Provinsi Kepulauan Riau pada Juli mendatang,” katanya.
Darwanto menambahkan, pelaksanaan acara itu sudah disetujui oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Madya Agus Suhartono.
