JAKARTA, KOMPAS.com - Anda penggemar hidangan Italia? Datanglah ke Rosso Restaurant and Lounge di Hotel Shangri-La Jakarta. Restoran ini menghadirkan cita rasa masakan tradisional khas Italia melalui promosi Super Classic.
Mulai 8 Maret hingga 15 April 2010, Italian Chef Alessandro Santi menyiapkan 10 masakan yang secara turun-temurun disajikan di berbagai area di Italia. Hidangan-hidangan ini termasuk sup, risotto, tiga pilihan pasta, tiga hidangan utama berbahan daging, serta dua hidangan penutup.
Brodetto, sup berbahan sari laut yang dimasak secara tradisional, adalah pilihan sempurna untuk membangkitkan selera makan para tamu. Sup yang kaya rasa ini dibuat dari ikan segar, kerang, remis, cumi-cumi, sotong, udang, dan ikan jenis red mullet dari Laut Adriatik yang dimasak dengan kaldu ikan, tomat serta white wine. Sup ini disajikan panas dalam sebuah wadah tradisional bernama coccio.
Bagi pencinta pasta, Chef Santi menyiapkan pasta tradisional dengan saus dengan berbagai bahan, mulai dari daging, sari laut hingga sayuran. Lasagna con Sfoglia di Spinaci dibuat dari bahan bayam. Sementara itu, sausnya merupakan paduan antara saus Bolognese klasik yang dibuat dari sapi cincang, tomat, bawang Bombay, wortel, seledri dan bawang putih, dan saus Béchamel kental yang menciptakan tekstur lembut dari hidangan ini.
Penggemar sari laut dapat menikmati Spaghetti Rusichella con Vongole e Bottarga (Spaghetti Rustichella dengan Kerang dan Bottarga). Chef Santi memadukan pasta yang terkenal di seluruh dunia ini dengan kerang segar dan telur ikan yang diawetkan atau yand biasa dikenal di negara asalnya sebagai bottarga. Tamu yang menyukai hidangan vegetarian dapat mencoba Cappelletti di Ricotta e Spinaci (Spinach and Ricotta Cappelletti dari Bayam dan Keju Ricotta dengan Saus Jamur dan Sari Truffle).
Sementara itu, tamu yang menyukai masakan dengan bahan nasi dapat memesan Risotto Allo Zafferano e Midollo (Risotto Safron dengan Sumsum Tulang). Masakan ini menyajikan nasi Italia yang dimasak bersama sumsum tulang dan kaldu sapi. Warna kuning didapat dari tanaman saffron, yang terkenal sebagai salah satu bumbu termahal di dunia.
Tamu yang ingin menikmati hidangan utama berbahan daging dapat mencoba salah satu dari La Costoletta di Vitello (Daging Sapi Muda Berbalut Tepung Roti), Ossobuco alla Milanese (Daging Kaki Sapi Masak dengan Rempah Gremolada), atau La Bistecca Fiorentina (Stik Daging Chianina 700 gram).
Costoleta dibuat dengan cara memukul veal chop, melumurinya dengan tepung roti, lalu menggoreng kering dengan mentega hingga berwarna keemasan. Seringkali orang menyebut hidangan ini sebagai telinga gajah karena kemiripan bentuknya.
Ossobuco adalah potongan daging kaki sapi yang dimasak pelan dalam white wine, bumbu serta rempah dan disajikan panas bersama taburan gremolada (cincangan bawang putih, kulit jeruk lemon, dan rosemary). Sementara itu, La Bistecca Fiorentina adalah stik daging T-Bone seberat 700 gram yang dibuat dari daging sapi asal Chianina yang terkenal dengan sebaran lemaknya yang merata seperti marmer.
Jamuan makan yang sempurna memerlukan penutup yang sempurna pula. Zabaione al Galliano (Sabayon Galliano) dan Cannoli Siciliani (Cannoli Keju Ricotta dan Buah Kering) menawarkan citarasa klasik untuk mengakhiri makan siang atau makan malam a la Italia. Sabayon Galliano dibuat dari campuran kuning telur, gula dan liqueur manis Italia bernama Galliano. Sementara itu, Cannoli dibuat dari adonan pastry khas Sisilia yang berbentuk tube dan diberi isian manis dan kental yang dibuat dari keju ricotta dan buah kering.
"Pilihan wine di Rosso akan melengkapi masakan Italia klasik yang dinikmati oleh para tamu. Wine cellar dalam restoran menyediakan berbagai pilihan red wine, white wine dan sparkling wine dari berbagai daerah di Italia dan para tamu diundang langung untuk memilih sesusi preferensi masing-masing," kata Mala Ekayanti, Coordinator Communications Hotel Shangri-La Jakarta, Selasa (9/3).
Menu Super Classic menawarkan 10 masakan tradisional yang tersedia selama makan siang dan makan malam dengan harga mulai Rp. 65,000++ per porsi, sementara pilihan wine Italia dapat dinikmati dengan harga mulai Rp. 690,000++ per botol.
Perpaduan klasik dan modern
Didesain oleh Zhangellini and Holt yang berbasis di Hong Kong, Rosso memadukan kemewahan era Renaisans Eropa – termasuk detail mural di langit-langit – dengan gaya modern minimalis yang diperkuat dengan dekor meja kontemporer serta pencahayaan yang minimalis yang lembut.
Area ruang makan utama yang terdiri atas 93 tempat duduk menyajikan dekor yang didominasi warna merah dengan paduan sedikit warna putih ringan, tampil bersama warna kayu yang gelap. Lounge dapat mengakomodasi hingga 40 orang, didekor dengan tempat duduk dengan elemen kulit dan bahan lembut.
Nah, kalau Anda tertarik menikmati hidangan klasik Italia, Anda dapat mencobanya. Restoran Rosso buka untuk makan siang dari pukul 11.30 hingga 14.30, sementara untuk makan malam dari pukul 18.30 hingga 22.30. Sedangkan Lounge buka dari pukul 11.00 hingga 14.30 dan 17.30 hingga 01.00 pagi. Anda ingin mencoba?


