Rabu, 26 November 2014

/

Promosi Kreatif

Bakpia Terbesar Masuk Rekor Muri

Senin, 14 Juni 2010 | 14:30 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS - Produsen bakpia Djava Yogyakarta membuat kue bakpia raksasa berdiameter 2,6 meter dengan tebal 30 sentimeter. Bakpia raksasa itu tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai bakpia terbesar di Indonesia.

Pemecahan rekor Muri itu berlangsung Sabtu (12/6) malam di Plaza Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta. Pada acara itu, sebanyak 25 koki yang juga karyawan Djava Yogyakarta membuat bakpia raksasa dari bahan mentah hingga jadi.

Bakpia raksasa tersebut menggunakan bahan baku 945 kilogram kacang hijau, 672 kilogram gula pasir, 97,5 kilogram tepung terigu, 350 butir telur ayam, serta 200 liter minyak goreng. Bahan-bahan tersebut dicampur lalu dibentuk menjadi bakpia menggunakan pencetak khusus.

Selanjutnya, bakpia mentah yang sudah dicetak dimasukkan ke oven khusus berukuran besar. Di sanalah bakpia dimasak hingga matang.

Koordinator pelaksana acara pemecahan rekor Muri bakpia terbesar se-Indonesia, Sugita, menuturkan, untuk memecahkan rekor tersebut, mereka berlatih membuat bakpia sebanyak dua kali. Mereka juga menyiapkan peralatan khusus untuk memasak bakpia raksasa tersebut.

Berapa biaya untuk itu? "Total biaya untuk acara ini sampai lebih dari Rp 200 juta," katanya.

Kue bakpia raksasa itu dicatat sebagai rekor Muri yang ke-4.329. Selain rekor bakpia terbesar, Djava juga mendapat rekor Muri untuk keberhasilan mengadakan kegiatan makan bakpia melibatkan orang terbanyak, yakni 1.398 orang. Mereka berasal dari 21 komunitas yang ada di Kota Yogyakarta dan sekitarnya.

Pemilik Bakpia Djava, Fendi Sanjaya mengatakan, pembuatan bakpia, terbesar itu bertujuan untuk semakin mengenalkan makanan khas Yogyakarta kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan semacam itu semakin menggairahkan pariwisata di seluruh Yogyakarta.

"Sebagai pelaku wisata, kami juga ingin berpartisipasi dalam menggairahkan dunia pariwisata," katanya. Acara itu sekaligus ajang promosi kreatif.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, selain gudeg, bakpia merupakan salah satu ikon kuliner utama dari Yogyakarta. Oleh karena itu, acara semacam itu diharapkan semakin mengangkat wisata kuliner di Kota Yogyakarta dan DIY secara keseluruhan. (ARA)


Editor :