Selasa, 2 September 2014

/ Travel

Wisata

Serunya "Outbound" di Tengah Kota Jakarta

Jumat, 29 Oktober 2010 | 19:13 WIB

Berita Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Warga Jakarta kini tak perlu lagi jauh-jauh pergi ke Cibubur atau Puncak untuk beraktivitas outbound. Kampung Main Cipulir di Jalan Masjid Cidodol, Gang H Sairi No 1A Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, memiliki fasilitas outbound yang lengkap. Mulai dari aneka rintangan outbound hingga flying fox.

Fasilitas outbound pun tersedia dalam rentangan usia untuk anak-anak, remaja, dan dewasa sehingga siapa pun bisa mengikuti keseruan outbound. Permainan outbound disusun agar tidak hanya merangsang psikomotorik (fisik), tetapi juga aspek afeksi dan kemampuan berpikir. Tentu saja tetap dengan suasana yang ceria dan menyenangkan. Setiap permainan akan didampingi oleh instruktur yang ahli.

Menurut Djarot Sujadi, Konsultan & Proyek Manajemen dari Kampung Main Cipulir, konsep yang diangkat adalah rekreasi sederhana dengan permainan merakyat, tetapi lengkap, terjangkau, dan menyenangkan. Kampung Main Cipulir yang mulai dibuka pada 17 Agustus 2009 ini juga memiliki banyak fasilitas rekreasi selain outbound. Ada fasilitas olahraga, aula pertemuan, arena permainan untuk anak-anak, hingga camping ground.

Ada pula fasilitas penginapan jika Anda ingin bermalam di tempat ini. Sebab, tersedia satu unit cottage dengan nuansa rumah Betawi yang bisa disewa dengan harga terjangkau. Unit ini dilengkapi dengan dua kamar tidur double bed, kamar mandi, dan ruang tamu.

Permainan seru lainnya yang bisa dicoba adalah ATV untuk anak-anak dan permainan lumpur. Permainan lumpur ini sangat unik karena Kampung Main Cipulir memiliki kolam lumpur yang sangat luas. Pengunjung bisa melakukan permainan seru seperti tarik tambang, polo lumpur, hingga gebuk bantal ala permainan 17 Agustus-an. Bayangkan serunya saat beramai-ramai bermain tarik tambang sambil berkotor-kotor ria di lumpur!

Keseruan lainnya adalah permainan menangkap ikan yang cocok untuk anak kecil. Untuk orang dewasa harus mencoba naik perahu dan mendayung sendiri untuk mengelilingi danau buatan milik Kampung Main Cipulir. Harga naik perahu ini pun sangat murah, hanya Rp 5.000 per orang. Anda juga bisa menunggang kuda sambil berkeliling Kampung Main Cipulir.

Tempat ini pun cocok untuk Anda yang tidak tertarik pada aktivitas menguras keringat. Karena suasana Kampung Main Cipulir yang sangat asri dan rindang ini niscaya bisa mengusir kepenatan Anda setelah beraktivitas dalam seminggu. Belum lagi di beberapa titik disediakan gazebo lesehan tempat Anda bisa berleha-leha. Anda juga bisa mencoba fasilitas trek refleksi. Cukup berjalan di setapak yang didesain khusus untuk mendapatkan efek refleksi.

Jika lapar, Anda tidak perlu bingung. Karena rumah makan di tempat ini memiliki menu lengkap berupa masakan seafood dan masakan Sunda. Menu yang ditawarkan antara lain nasi timbel, kepiting asam manis, dan ikan bakar. Bahkan tersedia pula berbagai pilihan paket dengan menu komplet, tetapi harga terjangkau.

Kampung Main Cipulir dengan luas sekitar 3 hektar ini sangat cocok untuk wisata keluarga, outing kantor, sampai acara darmawisata sekolah ataupun Pramuka. Hari Minggu merupakan hari terpadat dengan kunjungan bisa mencapai 500 orang.

Nantinya Kampung Main Cipulir akan semakin lengkap dengan adanya kolam renang dan kolam pemancingan yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Ni Luh Made Pertiwi F
Editor : I Made Asdhiana