Sabtu, 30 Agustus 2014

/ Travel

Food Story

Serpong "Surga" Baru Kuliner

Minggu, 28 November 2010 | 13:56 WIB

Berita Terkait

MAKAN menjadi kian menyenangkan jika rasa hidangan pas di lidah. Jadi, jangan heran jika berburu makanan menjadi tren warga kota. Bosan dengan Jakarta? Cobalah Anda menjelajah dan mencecap makanan di Serpong, Tangerang Selatan. Berjuta pilihan masakan dengan suasana baru tersaji di kawasan Bumi Serpong Damai hingga Alam Sutra.

Tahun 1988, Serpong hanyalah hamparan hutan karet tidak produktif. Jalan menuju hutan karet ini hanya jalan tanah tanpa aspal. Setelah kawasan itu dibuka, dengan pembangunan kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) sebagai kota mandiri, muncul pula kawasan baru, yakni Alam Sutra.

Kondisi itu secara tidak langsung ikut menggairahkan kehidupan wisata kuliner di wilayah tersebut. Setahun terakhir, Ser- pong menjadi magnet baru dunia wisata kuliner. Tempat makanan bertumbuh bak jamur di musim hujan sehingga mudah mencari makan di kawasan ini.

Banyak pilihan tempat makan di BSD, mulai dari kelas kaki lima hingga restoran. Tentu berbeda variasi tempat, menu, dan harga makanan. Untuk kelas menengah ke atas, Teras Kota adalah salah satu pilihan. Di lantai satu dalam gedung itu ada berbagai tempat menyajikan penganan, makanan nusantara hingga sajian mancanegara.

Seperti Kafe Betawi dengan sejumlah variasi menu masakan khas daerah tersebut. Ada juga Warung Saribanon yang menawarkan masakan nusantara dengan menu dari nama sejumlah daerah di Indonesia, seperti Bali, Jawa, dan Betawi.

”Kami juga menawarkan sejumlah menu dengan nama unik sehingga mengundang rasa ingin tahu yang lebih besar dari pengunjung,” kata Deddy, pengelola Saribanon di Teras Kota.

Ada juga menu masakan Jepang di Sushi Misei Resto dengan variasi dan modifikasi menu masakan khas Negeri Sakura itu. Pencinta kuliner oriental sebaiknya mencicipi masakan di Red Bean.

Kurang dari 10 menit dari Teras Kota, tepatnya di belakang pul bus trans BSD, ada tempat wisata kuliner lebih merakyat, yakni Taman Jajan di Jalan Griya Loka Sektor 13.

Pusat rekreasi dan jajanan di atas lahan seluas 3 hektar itu buka mulai pukul 08.00 hingga tengah malam. Menariknya lagi, harga makanan di situ lebih murah dibandingkan pusat jajanan lain di BSD.

Bergeser dari Taman Jajan, BSD menawarkan wisata kuliner malam hari di Pasar Modern. Kawasan lokasi makanan berupa tenda-tenda biru di pelataran parkir Pasar Modern ini mengelilingi ruko-ruko di pasar itu.

”Tempat kuliner ini buka pukul 17.00 hingga 24.00. Seperti Taman Jajan, makanan di lokasi ini berstandar kaki lima dengan rasa restoran,” kata Anton Halusati dari Humas BSD.

Jangan hanya puas menikmati wisata kuliner BSD. Berburu makanan di Flavor Bliss Alam Sutra, tepatnya di depan Rumah Sakit Omni Internasional. Kawasan tempat makan itu terbangun di satu area yang lebih terbuka.

”Kawasan terbuka menjadi pilihan karena kini orang jenuh makan dalam mal-mal. Mereka mencari suasana baru,” kata Kepala Humas PT Alam Sutera Lisa Djohan.

Serpong menawarkan pula sejumlah tempat makan di sepanjang Jalan Raya Serpong. Di situ berjajar restoran besar yang menyajikan masakan Sunda dan hidangan dari laut. Sebut saja Bumbu Desa, Telaga Seafood, Istana Nelayan, Raja Kepiting, Pondok Kemangi, dj’s Kampoeng Aer, dan Waroeng Sunda.

Aneka menu

Berbagai variasi menu berbeda ditawarkan semua tempat makan di Teras Kota. Misalnya, Kafe Betawi menyediakan antara lain soto, ketupat sayur, hingga asinan betawi. Warung Saribanon menawarkan telur bumbu bali, mi goreng jawa, soto betawi banon, dan bistik jawa banon. Ada juga menu dengan nama unik, seperti ayam setan (ayam goreng sangat pedas) dan nasi goreng ijo (nasi goreng berwarna hijau).

Sementara di Red Bean tersaji menu oriental pilihan, antara lain sup seafood hipiau, sapi cah baby buncis, udang goreng saus mayones, serta bakmi besar goreng.

Di Taman Jajan dan Pasar Modern tersedia menu yang hampir sama, tetapi diolah berbeda, misalnya aneka jenis bakso, soto, dan sate. Ada juga sio- may bandung, mi jawa, gurami, serta beragam hidangan laut. Meski kaki lima, terdapat menu masakan Jepang, yakni yakiniku dan shabu-shabu.

”Makan di sini enak dan harganya murah, terjangkau untuk mahasiswa dan karyawan,” kata Ratna, pengunjung di Pasar Modern.

Di Alam Sutra tersedia hidangan laut di Bandar Jakarta (cabang Pantai Ancol, Jakarta Utara). Ada juga restoran Tekko dan Ratna Ribs yang menyajikan berbagai menu iga, seperti iga penyet, goreng, bakar, dan sop. Berbeda dengan Tekko, penampilan restoran Ratna Ribs lebih kental dengan ciri Bali.

Masakan peranakan dan nusantara bernama unik tersaji di restoran Radja Ketjil, seperti sop radja-radja, yakni sup asparagus dengan daging kepiting dan gurami persembahan hati (daging gurami digoreng tepung dan bertabur bumbu kremes yang berbentuk hati). Ada juga menu taoge ikan pingin kawin, yakni oseng taoge bercampur potongan kecil ikan asin, irisan cabai, daun bawang, jahe, dan bawang putih.

Tak sabar ke Serpong? Anda dapat melalui JORR TB Simatupang atau Tol Jagorawi dan dari Kebon Jeruk. (Pingkan Elita Dundu)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : I Made Asdhiana
Sumber: