Jumat, 24 Oktober 2014

/ Travel

Sepotong Keringan Mangga...

Senin, 24 Januari 2011 | 18:11 WIB

UCAPAN selamat datang dari staf Resort World Manila langsung menyambut kami di Bandara Ninoy Aquino Manila, akhir November lalu. Kami semua, rombongan pers dari Indonesia, pun menerima kalungan melati. Rasa penat perjalanan hampir 5 jam Jakarta-Manila (setelah transit terlebih dahulu di Singapura) sedikit terobati dengan harum melati itu.

Rangkaian melati ini belakangan hari kami tahu bukan sekadar untuk penghormatan, melainkan juga menjadi penanda rombongan. Sebab, kala itu setidaknya ada lebih dari 100 jurnalis dan travel agent dari sejumlah negara, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Korea, serta Jepang, diundang untuk menghadiri grand launching Resort World Manila (RWM) tersebut.

Sekitar 30 menit kemudian kami tiba di Hotel Marriott Manila. Beberapa petugas, baik dari Star Cruise Singapura maupun Genting Hong Kong, langsung membrifing kami dengan beberapa petunjuk. RWM adalah suatu usaha patungan (joint venture) dari Alliance Global Inc (AGI) dengan Genting Hong Kong (dahulu bernama Star Cruises Limited), yang beroperasi dengan nama Travellers International Hotel Group Inc. Perusahaan-perusahaan ini bergerak di bidang leisure, entertainment, makanan minuman, properti, serta hotel.

Padatnya jadwal grand launching RWM langsung menghadang kami. Rombongan media diajak berkeliling kompleks RWM setelah terlebih dahulu menyaksikan penyambutan selamat datang di depan hotel. Suguhan tarian dan musik tradisional Filipina pun seakan menarik minat untuk tahu lebih banyak mengenai negeri ini.

RWM adalah lokasi pilihan wisata modern berupa kemudahan menikmati kelengkapan mal kelas atas di The Newport Mall yang menyuguhkan barang-barang merek terkenal, beragam menu kuliner, menikmati suguhan pertunjukan teater di gedung megah berkapasitas 1.500 tempat duduk dengan layar LED berukuran 8 x 30 meter, dan ditunjang dengan kenyamanan hotel mewah yang semua kamarnya berkelas suite, dengan dapur dan kolam renang pribadi. Total lebih dari 500 kamar tersedia di kawasan RWM.

Pada pengembangan berikutnya, bahkan manajemen RWM masih berencana menambah dua hotel lagi, yaitu Remington dan Hamilton, yang totalnya akan menambah 1.200-an kamar di sana. Semua fasilitas itu terletak di tengah Manila, di atas kawasan seluas 7,8 hektar.

Sebagaimana daya tarik resor lain yang tergabung dalam Genting Group, kasino menjadi salah satu daya tarik dan daya jual, termasuk di RWM.

Rata-rata 2.000 orang datang setiap hari ke RWM sejak dilakukan soft launching tahun lalu, dan salah satu tujuannya adalah kasino. Kasino ini coba dibangun semirip mungkin dengan pusat judi dunia, Las Vegas, baik dari beragam permainan maupun luas lahan.

Beragam jenis permainan, mulai dari mesin-mesin judi dengan angka taruhan mulai 1 peso hingga ”taruhan serius” tersaji di kasino RWM yang luasnya disebut-sebut setara dengan lima kali lapangan sepak bola.

Suara musik yang mengentak terus-menerus, sajian hiburan akrobatik di tengah-tengah kasino, mini-food court di dalam kasino, semuanya menjadikan pengunjung tak merasa telah melewatkan waktu berjam-jam di sana.

Privasi bagi setiap pengunjung sangat dijaga di kasino ini. Tidak ada alat perekam yang boleh masuk ke ruang judi itu. Penjagaan ketat di pintu masuk hingga petugas yang rutin mengamati di dalam ruangan jelas sangat tidak mungkin membuat seseorang mencoba mengabadikan situasi di dalamnya.

Yang pertama

Model wisata RWM yang terintegrasi di Newport Manila tersebut diakui merupakan konsep pertama kalinya di Manila. ”RWM adalah bagian dari grup kami yang mencoba mengintegrasikan konsep liburan, hiburan, belanja, dan permainan. Ini akan menjadi pusat wisata terintegrasi pertama di Filipina dengan fasilitas lengkap dan mewah,” ujar Presiden Genting Hong Kong David Chua.

Untuk membangun kawasan wisata modern terpadu di RWM ini, Wakil Presiden Pemasaran RWM Jeffrey R Evora mengakui bahwa pihaknya berinvestasi hingga lebih kurang 1,5 miliar dollar AS. Tidak heran jika kemudian mereka berharap 1 persen dari 2,2 miliar wisatawan dunia setiap tahun datang ke Manila untuk menikmati kemewahan dan kesenangan di RWM.

Selama ini, setidaknya dalam setahun RWM dikunjungi 2,5 juta wisatawan. Dari jumlah itu, 60 persen adalah wisatawan domestik dan 40 persen wisatawan mancanegara yang datang dari China, Indonesia, Malaysia, Singapura, Korea, dan beberapa negara lain.

”Kami berharap ke depan komposisi wisatawan ini akan berbalik, 60 persen wisatawan luar negeri dan 40 persen wisatawan domestik. Ini juga untuk menunjang pariwisata Filipina,” ujar Evora.

RWM termasuk salah satu jaringan resort world yang tergabung dalam Travellers International Hotel Group Inc, seperti Resort World Malaysia, Resort World Sentosa Singapura, dan Genting UK. Namun, Evora menjamin bahwa ”keramahan Filipino” adalah ciri khas yang tidak bakal dilupakan wisatawan yang berkunjung ke sana.

”Bagaimana warga asli Filipina melayani tamu adalah kelebihan di RWM dibandingkan dengan resort world lainnya. Kami orang Filipina tahu bagaimana menyenangkan tamu meskipun dalam hati kami sebenarnya tengah menangis,” ujar Evora.

Benar apa yang dikatakan Evora. Keramahan Filipino memang terasa sangat manis, semanis dried manggo (keringan mangga), sekotak cokelat, dan segelas puding yang setiap hari disuguhkan kepada tamu saat kembali ke kamar hotel. (Dahlia Irawati)


Editor : I Made Asdhiana
Sumber: