Rabu, 24 September 2014

/ Travel

Kepiting Asap Rasane Bikin Lapar

Rabu, 23 Februari 2011 | 07:52 WIB

Berita Terkait

KOMPAS.com — Hujan deras sore kemarin tidak mengurungkan niat kami untuk makan kepiting asap yang terkenal, yaitu Kepiting Asap Rasane. Meskipun ngelewatin jalanan banjir, tetap saja lho niat makan di Rasane tidak luntur ha-ha... Baru kali ini saya begitu semangat untuk makan kepiting. Kami menuju Rasane yang ada di daerah Pesanggrahan. Begitu sampai pun hujan deras masih turun, untung ada bapak parkir yang siap sedia dengan payung besarnya. Dan, ternyata banyak lho mobil-mobil yang baru berdatangan, meskipun hujan mereka mempunyai semangat yang sama dengan saya, demi kepiting asap Rasane.

Untungnya ketika kami datang belum terlalu ramai pengunjung, jadi tidak perlu mengantre meja he-he-he... General Manager-nya, Pak John, pun ramah menyapa pengunjung-pengunjungnya. Menurut beliau, restoran Rasane ini mulai beroperasi sejak tahun 2002 akhir, tempat pertama mereka adalah di Taman Ratu. Tapi kemudian yang di Taman Ratu ini direlokasi ke Green Ville, sekarang total sudah ada 6 cabang.

Begitu duduk, kami langsung pesan kepiting asap, nah mau yang ukuran super atau jumbo. Yang Jumbo berukuran kurang lebih 1 kg, dan didatangkan dari  Papua dan Kalimantan. Sedangkan yang super sekitar 500 gram. Kami pesan yang super saja, kemudian kami juga pesan udang pancet ala king, dan tentu saja kangkung asli Lombok cah terasi.

Menu yang pertama datang adalah udang pancet ala king, satu porsi berisi 5 ekor, dan bumbunya harum sekali. Menurut pelayannya, udang pancet ala king ini udangnya di goreng terlebih dahulu  kemudian baru dibakar dengan bumbu madu. Rasanya ? waahhh mantap banget !! Tidak ada kata lain selain "enak banget” he-he...

Akhirnya datang juga yang ditunggu-tunggu, si kepiting asap juhi yang masih terbungkus daun pisang. Begitu saya buka daunnya, waahhhh harum sekali. Pasti langsung menggugah selera makan kita deh. Pertama, saya cicipi bumbu juhinya, rasanya agak manis dan gurih, enak banget. Kemudian baru deh saya cicipi daging kepitingnya yang bercampur dengan bumbu juhi tadi, Nyam-nyam enak banget. Top deh pokoknya.

Kemudian menu terakhir yang kami pesan adalah kangkung asli Lombok cah terasi. Dimasak tidak sampai layu sekali, jadi masih terasa segarnya. Rasanya juga enak lho.

Rasane top lah pokoknya, bisa dibilang ini seafood terenak yang pernah saya coba. Meskipun harganya sedikit diatas rata-rata, tapi itu setimpal dengan rasanya yang top banget itu. (Ita)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : I Made Asdhiana
Sumber: