Kamis, 31 Juli 2014

/ Travel

Kupat Tahu Banyumas

Jumat, 8 April 2011 | 08:52 WIB

Berita Terkait

KOMPAS.com - Makanan khas dari Banyumas ini, sangatlah terkenal dan banyak sekali pelanggannya mulai dari Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya juga terkadang ada orang Indonesia yang sudah lama tinggal di luar negeri seperti Amerika dan Australia datang dengan mengajak orang asing untuk makan Kupat tahu banyumas ini.

Kupat tahu Banyumas sudah mulai berjualan dari sekitar tahun 1956 dan perintisnya adalah almarhum Bapak Jawi yang kini sudah diturunkan kepada anaknya, Ibu Rati, jadi banyak orang juga menyebut tempat ini dengan  “Kupat Tahu Banyumas Ibu Rati”. Lokasinya Kupat Tahu ini adalah di Jl. Kulon Sodagaran - Banyumas, Jawa Tengah. Kalau dari arah Kota Purwokerto, begitu masuk ke Kota Banyumas, akan melewati jembatan diatas Sungai Serayu. Lalu setelah jembatan tidak jauh ada pertigaan, lalu Anda belok kanan. Sampai mentok belok kiri, Kupat Tahu Banyumas Ibu Rati ada di sebelah kanan jalan.

Tempatnya sangatlah sederhana, untuk menggoreng tahu Ibu Rati masih menggunakan kayu bakar. Setiap hari buka mulai pukul 11.00 sampai dengan maksimal jam 15.00 dalam beberapa jam buka bisa mencapai 100 piring dan dengan harga 1 piring cukup murah yaitu hanya Rp 4.000 per piring.

Kupat tahu banyumas yang isinya adalah Tahu Goreng, Toge, Ketupat, Bawang Putih, Bawang Goreng, Cabe, Air Gula. Untuk topingnya biasa ditaburi Bawang Merah dan Kerupuk Mie. Dan jangan lupa disini juga sedia tempe mendoan, jadi bisa ditambah tempe mendoan yang dipotong-potong lalu dicampurkan ke dalam kupat tahu.

Rasanya agak manis (dari kuahnya), tahunya tidak begitu asin dan lumayan kres-kres karena tadi tahu gorengnya kita minta digoreng agak kering. Lalu ditambah dengan kerupuk. Perpaduan yang jangan kami temukan. Enak dan nikmat... joooosh banget  deh.

Kalau Anda sedang melintas di Banyumas jangan lupa mampir di Kupat Tahu Banyumas Ibu Rati ini ya, jarang sekali akan menemukan makanan seperti ini. (Yudi)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : I Made Asdhiana
Sumber: