Senin, 22 Desember 2014

/ Travel

Museum Benteng Vredeburg Terus Berbenah

Kamis, 21 April 2011 | 19:08 WIB

Berita Terkait

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pengelola Museum Benteng Vredeburg Daerah Istimewa Yogyakarta terus berusaha melakukan inovasi. Hal ini bertujuan untuk menarik pengunjung ke Museum yang awalnya sebuah benteng pertahanan yang dibangun pada tahun 1760 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I.

Kepala Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Sri Ediningsih mengaku inovasi-inovasi baru terus dilakukan untuk membuat banyak orang yang mau datang ke museum. Bukan hanya sekadar berekreasi namun juga mendapatkan pengetahuan melalui kunjungan mereka ke museum.

"Kalau kita tidak melakukan inovasi, nanti orang-orang pada nggak melirik untuk datang ke museum. Salah satunya pada tahun ini akan dilakukan revitalisasi museum, dimana ada pembenahan dan nantinya museum ini akan dilengkapi dengan ruang pengenalan," kata Sri Ediningsih saat ditemui di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Selasa (19/4/2011).

Sri Ediningsih menambahkan bahwa, museum akan membuka kafe di salah satu bangunan yang ada di lokasi Museum Benteng Vredeburg. Saat ini mereka sedang menunggu izin dari pusat. Diharapkan dengan adanya kafe ini, bisa menambah daya tarik Museum Benteng Vredeburg.

Selain pembenahan, pengelola juga telah membuat sejumlah agenda untuk tahun 2011. Salah satunya adalah dengan mengadakan Kemah Budaya, dimana pesertanya adalah siswa SMP dan SMA. "Rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 22 hingga 24 Juli. Di sana peserta akan dilaksanakan kegiatan yang berbau budaya, seperti permainan tradisional, lomba memakai pakaian tradisional, hingga majalah dinding dalam bahasa jawa," kata Suharjo (46) Ketua Kelompok Kerja Penyajian dan Publikasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.

Museum Benteng Vredeburg total memiliki 18 bangunan besar dan kecil, dengan luas bangunan 8.483 meter persegi dan luas tanah 22.484 meter persegi. Tahun ini pihak museum menganggarkan anggaran rutin sebesar Rp 6,5 miliar untuk perawatan gedung, kegiatan teknis, hingga gaji 72 karyawan. "Untuk revitalisasi museum, dianggarkan Rp 5 miliar untuk pembenahan gedung diorama I dan II serta pengadaan ruang pengenalan dimana akan diputarkan film mengenai benteng Vredeburg untuk pengunjung sebelum masuk ke gedung diorama," kata Sri Ediningsih.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Roderick Adrian Mozes
Editor : I Made Asdhiana