Minggu, 24 Agustus 2014

/ Tips

Tips Jeli Membeli Rumah Seken

Selasa, 26 April 2011 | 09:53 WIB

KOMPAS.com - Anda tertarik membeli rumah seken (second) atau rumah bekas pakai? Tunggu dulu! Langkah-langkah berikut ini bisa menjadi strategi sebelum memutuskan membeli rumah tersebut.

Langkah pertama dan utama, sebaiknya jangan percaya begitu saja dengan tampilan luar rumah atau anda percaya dengan promo penjual rumah. Cek kondisi rumah! Sebagai bahan pertimbangan, ajak teman atau arsitek yang mengerti tentang layak tidaknya bangunan tersebut. Perhatikan ketahanan dinding, adakah keretakan atau kelembaban akibat saluran air yang bocor? Penting juga Anda lihat adakah serangan rayap di rumah dengan mengenali tanda-tandanya.

Jangan terbuai dengan interior bangunan, cek usia bangunan, kapan terakhir dilakukan renovasi. Jeli melihat usia bangunan berhubungan dengan keselamatan Anda dan anggota keluarga lainnya. Perhatikan juga sirkulasi udara yang keluar masuk ruangan. Cek kelengkapan ventilasi dan pencahayaan. Ruang yang kurang memperhitungkan kecukupan ventilasi dan pencahayaan akan menimbulkan kelembaban. Kelembaban sangat disukai rayap dan jamur, hasilnya ruangan berbau dan tidak sehat.

Cek keberadaan sumber air. Seperti diketahui, air sangat penting bagi kebutuhan keluarga. Pastikan sumber air seperti sumur memiliki jarak ideal dengan septic tank yakni 10 meter persegi. Jika jarak ideal tak dipenuhi, bisa ditebak air akan tercemar dan tentunya tak layak dikonsumsi. Periksa juga daya penunjang listrik dari PLN. Apakah si pemilik rumah sebelumnya bermasalah dengan segel meteran atau tidak. Jangan sampai Anda harus menanggung denda tinggi karena meteran bermasalah.

Setelah memeriksa kondisi fisik bangunan, mari jeli memeriksa status kepemilikan rumah. Lihat dan pastikan rumah tersebut memiliki surat izin dan sertifikat kepemilikan. Periksa apakah rumah tersebut memiliki masalah sengketa karena permasalahan warisan. Rumah warisan umumnya memiliki banyak ahli waris, ketahui apakah semua ahli waris menyetujui penjualan rumah. Jika ternyata bersengketa, lebih baik anda berpikir ulang untuk membelinya.

Llangkah selanjutnya mensurvei harga rumah. Pertimbangkan kelebihan dan kekurangan kalau membeli rumah tersebut. Bila Anda harus melakukan renovasi, pastikan besaran anggarannya tidak melebihi rencana awal. Perhatikan juga lingkungan sekitar, apakah aman, bagaimana dengan para tetangga, atau jauh dekatnya rumah dengan tempat kerja, serta akses jalan menuju rumah patut Anda pertimbangkan.

Bila Anda memakai jasa broker dalam membeli rumah seken, Anda tetap harus jeli. Pilih broker yang memiliki sertifikat, kalau perlu Anda dapat mengecek keabsahannya dengan menelepon kantor ia bekerja atau asosiasi broker di Indonesia. (dari berbagai sumber/Natalia Ririh)


Editor : Robert Adhi Kusumaputra