Kamis, 23 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Kamis, 23 Februari 2012 | 16:01 WIB
Menu Selat Solo Andalan Bu Siti Fadilah
| yuli | Selasa, 3 Mei 2011 | 02:50 WIB
|
Share:
TRIGUN JOGJA/JUNIANTO SETYADI Seperti inilah menu selat solo di Warung Mbak Lies, Serengan, Solo yang disantap mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari.

SOLO, KOMPAS.com - Setelah tak lagi menjabat menteri kesehatan, Siti Fadilah Supari (62) menghabiskan cukup banyak waktunya untuk berbicara masalah kebangsaan di kampus-kampus. Maklum, ia kini menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Saya memang senang makan. Kalau kelamaan di Solo, bisa-bisa berat badan saya naik dua kilogram.
-- Mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari

Di sela kesibukannya, Siti Fadilah pun senang mencuri waktu untuk berwisata kuliner, termasuk ketika ke Solo, Jawa Tengah, Senin (2/5/2011). Ia menghabiskan waktu menikmati berbagai menu favoritnya, antara lain makan siang di Warung Selat Mbak Lies di Kampung Serengan II/42, Solo.

Perempuan kelahiran Solo ini memesan tiga menu sekaligus: gado-gado lontong, tahu acar, dan selat bistik. Namun, tak semua ia santap habis. Siti Fadilah juga menikmati jus sirsat.

"Saya memang senang makan. Kalau kelamaan di Solo, bisa-bisa berat badan saya naik dua kilogram," kata Siti Fadilah, kemudian tertawa, kepada Tribun Jogja.

Ia juga mengakui kelezatan menu selat di warung milik Wulandari Kusmdayaningrum alias Lilies tersebut. Tatkala masih menjadi menteri, pada 2 Agustus 2009 silam, Siti Fadilah juga  menyantap racikan selat di Warung Selat Mbak Lies.

"Daripada selat yang pakai saus, saya lebih senang menu selat yang pakai kuah, karena rasanya seger," pujinya.

Sesudah menginap sehari di Solo, Selasa (3/5/2011) ini Siti Fadilah berangkat ke Semarang. Ia dijadwalkan berceramah mengenai kebangsaan di IAIN Walisongo Semarang.  "Saya memang sering dakwah tentang kebangsaan," tuturnya. (JUN)