Minggu, 28 Agustus 2016

Travel

Festival Teluk Meriahkan HUT Kota Palu

Berita Terkait

PALU, KOMPAS.com--Festival Teluk Palu II pada 16 hingga 18 September 2011 akan memeriahkan HUT ke-33 Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada 27 September 2011.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palu, Sudaryano Lamangkona, di Palu, Kamis, mengatakan berbagai kegiatan di Festival Teluk Palu itu bisa memicu semangat masyarakat untuk memeriahkan Hari Jadi Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah ini.

Kegiatan di Festival Teluk Palu antara lain pertunjukkan masyarakat adat, pameran budaya dan industri kreatif, lomba cipta lagu daerah, lomba rebana di atas dokar, lomba layang-layang, pameran wisata kuliner, lomba perahu layar, jelajah wisata Kota Palu, dan pemilihan Putra-Putri Kota Palu.

Selain diikuti peserta dari 10 kabupaten dan satu kota di Provinsi Sulawesi Tengah, Festival Teluk Palu juga diikuti peserta undangan dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo, dan Kalimantan.

Sudaryano menyatakan pihaknya menargetkan Festival Teluk Palu yang selama ini merupakan ajang wisata lokal bisa menjadi kegiatan wisata regional di Pulau Sulawesi dan Kalimantan pada 2013.

Target menuju ajang wisata regional itu, menurut Sudaryano, sangat masuk akal, mengingat Teluk Palu berada di tengah Pulau Sulawesi.

Di Kota Palu sendiri banyak terdapat etnis yang mewakili masyarakat Sulawesi, seperti Bugis, Gorontalo, dan Manado.

Etnis terbesar di Kota Palu sendiri adalah Kaili yang banyak mendiami Lembah Palu. "Oleh karenanya sangat masuk akal jika Festival Teluk Palu menjadi ajang wisata regonal," katanya.

Ke depannya lagi, lanjut dia, Festival Teluk Palu diharapkan bisa menjadi ajang wisata nasional guna menyerap banyak kunjungan wisatawan.

Provinsi Sulawesi Tengah sendiri sudah memiliki dua ajang wisata bertaraf nasional yakni Festival Bahari Togean dan Festival Danau Poso yang digelar setiap tahun.

Dia mengatakan Festival Teluk Palu akan terus dikembangkan sesuai karakteristik masyarakat yang hidup di sekitarnya.

Festival ini menampilkan kegiatan seni, budaya, dan olahraga masyarakat yang berada di sekitar Teluk Palu.

Teluk Palu sendiri memiliki luas 344,3 kilometer persegi dengan kedalaman maksimal hingga 400 meter.

Sudaryano mengatakan, Festival Teluk Palu, selain menarik minat wisatawan, juga bisa berdampak positif secara sosial dan ekonomi bagi masyarakat setempat.

Editor : Jodhi Yudono