Senin, 22 Desember 2014

/ Travel

Wisata Singapura

Wisata Ke Singapura dengan Biaya Murah? Simak Tips Ini...

Jumat, 11 November 2011 | 17:38 WIB

KOMPAS.com - Saat ini berwisata ke luar negeri, khususnya Singapura, tidak lagi menjadi sebuah kemewahan. Ternyata siapapun bisa bepergian dengan murah dan mudah.

Peningkatan perjalanan, khususnya ke luar negeri yang terus meningkat menunjukkan kegiatan wisata bukan lagi sekadar kegiatan tambahan. Tetapi sudah menjadi satu kebutuhan utama yang dilakukan secara rutin.

Munculnya maskapai penerbangan dengan biaya murah, yang menawarkan harga tiket penerbangan ke luar negeri sangat murah dan juga kebijakan pemerintah dengan menghilangkan biaya fiskal ke luar negeri sejak Januari 2011 lalu. Hal-hal ini menjadi andil dalam meningkatkan dan merubah kebiasaan orang untuk bepergian ke luar negeri.

Sekarang ini, dengan semakin mudahnya akses ke internet, kita dapat mengatur sendiri perjalanan kita. Walaupun negara Singapura dekat, hanya memerlukan waktu penerbangan sekitar 1 jam 20 menit dari Jakarta. Tetap ada baiknya kita memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Persiapkan dokumen perjalanan, yaitu paspor. Paspor merupakan dokumen resmi yang menunjukkan identitas kita sebagai warga negara Indonesia yang bepergian ke luar negeri.

Masa berlaku paspor adalah lima tahun dan dapat diperpanjang. Paspor diperlakukan untuk semua warga negara segala usia, artinya anak yang baru lahir pun harus membuat paspornya sendiri.

Harap diperhatikan sekarang ini banyak negara, khususnya Singapura mensyaratkan masa berlaku paspor minimal 6 bulan untuk bisa masuk ke negara tersebut. Bahkan suatu maskapai penerbangan murah tidak akan memberangkatkan penumpang yang memiliki paspor dengan masa berlaku kurang dari 6 bulan.

Sebaiknya paspor diurus sendiri dan dilakukan jauh hari sebelum keberangkatan. Sebab, untuk beberapa maskapai penerbangan, pada saat proses pemesanan melalui internet, setiap calon penumpang wajib mencantumkan nomor paspor masing-masing.

Perhatikan biaya penerbangan dan biaya menginap. Biaya perjalanan ke Singapura sangat ditentukan oleh biaya penerbangan dan biaya menginap. Hal ini berarti jika kita bisa berhemat di kedua biaya ini, maka biaya total yang harus kita keluarkan menjadi semakin rendah.

Untuk mendapatkan tiket murah kita dapat memanfaatkan waktu promo yang diberikan maskapai penerbangan. Bisa saja kita memanfaatkan situs pencari tiket penerbangan dan penginapan murah untuk sepanjang tahun, seperti situs.

Sebagai alternatif pengganti hotel, kita dapat tinggal di penginapan atau hostel backpackers yang berada di seluruh penjuru Singapura. Bahkan kita bisa juga tinggal di beberapa apartemen yang dikelola perorangan dengan lokasi yang sangat strategis dan harga yang lebih terjangkau dibanding hotel.

Gunakan penerbangan dan rute berbeda. Jangan segan menggunakan penerbangan yang berbeda atau rute transit untuk mendapatkan harga termurah. Penerbangan langsung ke Singapura memang lebih cepat dan praktis.

Namun ada kalanya harga yang ditawarkan tidak sesuai dengan jadwal dan anggaran kita. Manfaatkan rute atau maskapai alternatif. Misalkan lewat Batam atau lewat Johor Bahru.

Ketahui adat dan kebiasaan yang berlaku di negara Singapura. Banyak sekali aturan yang dikenakan pada setiap orang yang berada di negara tersebut. Misalkan dilarang merokok di tempat umum dan tertutup, dilarang mengunyah permen karet, dilarang makan dan minum di kereta, dan sebagainya.

Jika melanggar, hukuman denda atau kurungan penjara akan menanti kita. Namun aturan-aturan ini jangan sampai membuat kita trauma, sehingga kita tidak berani melakukan apapun. Ujung-ujungnya hanya akan membuat perjalanan kita menjadi berantakan.

Manfaatkan waktu kegiatan tahunan. Seperti hari besar perayaan tradisi dan budaya khas negara Singapura, untuk mengenal lebih jauh Negara tersebut.

Kadangkala bagi yang senang belanja, waktu-waktu ini seringkali banyak tawaran potongan harga yang menarik. Namun waktu belanja terbaik di Singapura adalah pada saat Natal dan Tahun Baru, karena semua toko memberikan potongan harga yang besar.

Gunakan transportasi umum seperti kereta dan bus. Banyak orang Indonesia yang tidak memahami cara naik MRT dan bus di Singapura, karena menganggap susah dan merepotkan.

Namun pandangan ini sama sekali salah, karena kedua jenis transportasi ini sangat murah dan efisien. Bahkan kereta dan bus dapat menjangkau ke semua lokasi dengan cepat, aman dan nyaman.

Untuk mendapatkan biaya termurah gunakan kartu prabayar, seperti kartu EzLink atau kartu terusan “Singapore Tourist Pass (STP)” untuk penggunaan tak terbatas selama sehari dengan kereta dan bus.

Kartu ini selain memudahkan dalam  penggunannya, juga lebih murah biayanya. Untuk membantu dalam merencanakan dan rute kereta maupun bus di Singapura silakan lihat situs http://gothere.sg/directions.

Rencanakan jadwal dan tempat-tempat wisata yang akan kita kunjungi. Buat jadwal serinci mungkin, termasuk transportasi yang akan digunakan. Susun secara berurutan, sehingga antara satu tempat dengan tempat lainnya tidak memerlukan waktu yang lama, bahkan cukup dengan berjalan kaki saja.

Beli tiket masuk tempat wisata melalui web atau agen wisata yang ada di kota kita. Sebab, harganya kadang lebih murah dibanding membeli langsung. Manfaatkan juga tempat-tempat wisata gratis yang tersebar di penjuru Singapura.

Tempat makan di Singapura sangat banyak dan beragam. Hampir di setiap sudut kota terdapat tempat-tempat makan, termasuk makanan halal bagi kaum Muslim.

Jangan segan untuk menanyakan terlebih dahulu makanan yang kita ingin cicipi. Harga termurah untuk paket makan dapat diperoleh di pusat jajanan seperti di Banquet Vivocity atau di Lau Pa Sat.

Beli asuransi perjalanan. Untuk keamanan dan ketenangan, belilah asuransi perjalanan yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi di Indonesia yang juga memiliki cabang di Singapura.

Asuransi perjalanan sangat membantu kita pada saat harus berobat di rumah sakit di Singapura, terkena kecelakaan atau bahkan kehilangan atau keterlambatan bagasi kita. (BUDI SULIS)


Editor : kadek
Sumber: