Selir Kaisar China 3.000 Orang - Kompas.com

Selir Kaisar China 3.000 Orang

Subhan SD
Kompas.com - 11/11/2011, 23:57 WIB

KOMPAS.com — Sudah banyak yang tahu bila raja atau kaisar memiliki banyak selir. Maklumlah, selir menjadi bagian dari kehidupan istana raja. Di China, pada masa lalu, jumlah selir kaisar sangat banyak. Bahkan, ada kaisar yang punya selir hingga 3.000 orang.

Kaisar yang memiliki selir sebanyak itu adalah Kaisar Kanxi (1654-1722) dari Dinasti Qing. Kaisar itu memang dikenal suka dengan perempuan. "Kaisar kan hobinya beda-beda, ada yang suka berkuda, ada hobi lain lagi," kata Wang, pemandu wisata di Forbidden City, China.

Lalu bisakah kaisar bertemu atau berhubungn dengan semua selir? "Sepertinya juga tidak. Kaisar pilih mana yang dia suka," tambahnya. Andaikan saja, setiap hari kaisar bertemu satu orang selirnya saja, maka butuh lebih dari delapan tahun kemudian baru bisa bertemu kembali.

Di bagian belakang kompleks Forbidden City, persis di belakang tempat tinggal kaisar, terdapat taman yang dipenuhi pepohonan pinus dan bebatuan yang terpahat secara alami. Di taman itulah, kaisar bersama keluarganya bersantai. Taman itu juga menjadi tempat bermain-main bagi anak-anak kaisar.

Forbidden City memiliki luas 72 hektar, dengan bangunan yang berlapis-lapis sehingga membentengi kediaman kaisar yang berada di bagian belakang. Bila berjalan dari depan di Pintu Langit (Tiananmen) sambil mengamati sepintas saja, maka kita bisa menghabiskan waktu sekitar dua jam untuk mencapai bagian belakang. Kompleks istana kaisar dibangun tahun 1406 pada zaman Dinasti Ming, dan memakan waktu selama 15 tahun; kemudian dilanjutkan Dinasti Qing.

Setiap hari Forbidden City dikunjungi sekitar 40.000 wisatawan dari berbagai negara. Pada masa puncak liburan, jumlah wisatawan bisa mencapai 90.000 orang per hari. Tiket masuknya 60 yuan per orang atau kira-kira Rp 84.000.

PenulisSubhan SD
EditorNasru Alam Aziz
Terkini Lainnya
Kemenko Kemaritiman Tinjau Destinasi Wisata di Lombok, Ada Apa?
Kemenko Kemaritiman Tinjau Destinasi Wisata di Lombok, Ada Apa?
News
Sate Kambing Muda Masyhudi, Langganan Rhoma Irama
Sate Kambing Muda Masyhudi, Langganan Rhoma Irama
Food Story
Menikmati Indahnya Lanskap Ambarawa Naik Kereta Tua
Menikmati Indahnya Lanskap Ambarawa Naik Kereta Tua
Travel Story
Kenapa Kampung Melayu Tak Mau Disamakan dengan Betawi?
Kenapa Kampung Melayu Tak Mau Disamakan dengan Betawi?
Travel Story
Mengenal Sambal Terasi dari Bangka dan Lombok
Mengenal Sambal Terasi dari Bangka dan Lombok
Food Story
Ini Lokasi Asli dari Lukisan pada Uang Seribu Rupiah
Ini Lokasi Asli dari Lukisan pada Uang Seribu Rupiah
Travel Story
Asal-usul Leluhur dan Alasan Penyebutan Kampung Melayu
Asal-usul Leluhur dan Alasan Penyebutan Kampung Melayu
Travel Story
Seperti Apa Tren Kuliner Indonesia di Mata Anak Muda?
Seperti Apa Tren Kuliner Indonesia di Mata Anak Muda?
Travel Story
Mengintip Koleksi Buku Bung Karno di Blitar
Mengintip Koleksi Buku Bung Karno di Blitar
Travel Story
Sungai Jernih Sekaligus Taman Cantik, Ada di Yogyakarta
Sungai Jernih Sekaligus Taman Cantik, Ada di Yogyakarta
Travel Story
Melancong ke Candi Pawon, Jangan Lupa Minum Kopi Luwak
Melancong ke Candi Pawon, Jangan Lupa Minum Kopi Luwak
Food Story
Mitos Air Terjun dengan Kekuatan Menyembuhkan di Kulonprogo
Mitos Air Terjun dengan Kekuatan Menyembuhkan di Kulonprogo
Travel Story
Siapa Sangka, Ini Dia Asal-usul Taman Topi di Bogor
Siapa Sangka, Ini Dia Asal-usul Taman Topi di Bogor
Travel Story
Atraksi Terbaru di Seoul, Jembatan Layang Khusus Manusia
Atraksi Terbaru di Seoul, Jembatan Layang Khusus Manusia
Travel Story
Gabungan Taco dan Seblak, Bagaimana Rasanya?
Gabungan Taco dan Seblak, Bagaimana Rasanya?
Food Story

Close Ads X