Minggu, 21 Desember 2014

/ Travel

Akhirnya, Pesawat Komersil Akan Terbang Makassar-Toraja

Rabu, 16 November 2011 | 11:39 WIB

TORAJA, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan komersil mulai melayani penerbangan Makassar-Toraja pada 2012 untuk mengakomodasi perjalanan wisatawan ke salah satu daerah tujuan wisata unggulan di Sulsel tersebut. Hal tersebut dikemukakan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo pada peringatan Hari Jadi Toraja ke-764 tahun dan hari jadi ke-54 Kabupaten Tana Toraja di Makale, Selasa (15/11/2011).    

Daerah ini, katanya, akan banyak dikunjungi wisatawan terutama dari manca negara, menyusul rencana beroperasinya bandara baru yang lebih luas ini pada awal 2012.  Sehingga, lanjutnya, bandara tersebut pun dapat didarati pesawat berbadan besar. Rute penerbangan Makassar Toraja, selama ini hanya diterbangi sekali dalam seminggu.

"Kita datangkan pesawat yang setiap hari menerbangi Toraja-Makassar PP (Pergi-Pulang). Saya janji itu," ujarnya.

Ia menambahkan sektor pariwisata budaya Toraja adalah industri wisata yang sudah mendunia dan dinilai telah terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bandara baru Kabupaten Tana Toraja dibangun di Dusun Buntu Kunik, Desa Tampo, Kecamatan Mengkendek melalui beberapa tahap pembangunan yaitu pematangan lahan, pembangunan konstruksi termasuk landasan pacu. Pematangan lahan bandara di atas area seluas 225 hektar menggunakan anggaran sekitar Rp 100 miliar.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel Masykur Sulthan mengatakan bandara baru ini memiliki landasan pacu 1.900 meter dengan lebar 35 meter yang bisa didarati pesawat berkapasitas 100 penumpang. Bandara baru pengganti Bandara Pongtiku ini juga akan menjadi titik penghubung sejumlah daerah tujuan pariwisata nasional seperti Bali, Jakarta, Yogyakarta dan Lombok.

Pemerintah provinsi juga akan berupaya menggaet wisatawan yang berlibur di Singapura agar melanjutkan perjalanan wisatanya ke Toraja. Pada penyelenggaraan agenda wisata tahun "Lovey December" di Toraja ia optimistis semakin banyak wisatawan yang akan berkunjung apalagi ditambah dengan pesta kembang api besar-besaran.     

Ia mengharapkan, agar masyarakat dan pemerintah setempat secara bersama-sama terus menjaga dan melestarikan obyek wisata budaya di Kabupaten Toraja dan Toraja Utara. Menurutnya, wajah Toraja layak dicermini Indonesia karena memiliki budaya luhur telah mendunia dan tidak ada duanya.


Editor : kadek
Sumber: