Minggu, 23 November 2014

/ Travel

Cari Penginapan Murah di Singapura? Pilih Saja Apartemen

Sabtu, 19 November 2011 | 19:45 WIB

KOMPAS.com - Singapura memiliki banyak tempat penginapan dengan berbagai jenis dan tipe. Mulai dari hotel berbintang, hostel, backpacker’s inn, guest house, sampai apartemen.

Tempat-tempat penginapan tersebut tersebar di seluruh penjuru Singapura. Namun secara umum dapat dikelompokkan dalam beberapa area utama seperti area Little India, Bugis, Katong, Orchard, Chinatown, Katong/Geylang, dan wilayah barat.

Hotel di Singapura terkenal dengan harganya yang cukup mahal dibandingkan dengan hotel sejenis di negara Asia Tenggara lainnya. Tinggal di hotel memang menyenangkan namun harganya yang cukup mahal. Apalagi harga kamar hotel ini cenderung naik terus setiap tahunnya.

Pilihan yang sangat menarik adalah tinggal di hotel bujet atau hostel (losmen). Hostel memberikan harga yang murah, dengan perhitungan sewa kamar per orang per malam. Harga mulai dari 12 hingga 50 dollar Singapura.

Kamar yang tersedia terdiri dari single bed hingga dorm-bed (seperti asrama) dengan kapasitas hingga 20 orang. Layanan yang diberikan mulai dari kamar private ber-AC dengan kamar mandi di dalam atau kamar share yang hanya menggunakan AC atau kipas angin, dengan kamar mandi terpisah di luar.

Tipe ranjangnya pun berbeda, ada single, double, ataupun ranjang susun. Fasilitas lain yang tersedia diantaranya laundry (mesin cuci), dapur, lemari, perpustakaan, telepon lokal gratis, akses internet, makan pagi, loker, ruang bersama, sarana olahraga, dan sebagainya.

Namun bagi yang bepergian dengan seluruh anggota keluarga atau beramai-ramai dengan teman, seringkali tinggal di hostel ini kurang nyaman. Bahkan beberapa hostel melarang anak kecil untuk menginap di tempatnya.

Salah satu solusi untuk tinggal di Singapura dengan harga murah dan fasilitas yang cukup lengkap, walaupun kamar dan tempat tidurnya tidak sebagus hotel adalah apartemen. Keberadaan apartemen di Singapura dimulai sekitar tahun 2000. Yaitu, saat banyak apartemen yang tidak dihuni dan dibiarkan kosong oleh pemiliknya.

Apartemen ini berlokasi di daerah yang strategis, dekat ke pusat pertokoan, dan juga dilalui oleh kendaraan umum. Berbeda dengan hotel atau tempat penginapan lain, apartemen hanyalah sebuah tempat tinggal yang dialihfungsikan sebagai tempat penginapan, terutama untuk turis yang tidak terlalu mementingkan layanan seperti di hotel biasa.

Apartemen menyediakan fasilitas-fasilitas layaknya sebuah penginapan, seperti kamar ber-AC, air panas atau dingin, dapur, laundry (mesin cuci), ruang makan, ruang tamu, dan kamar mandi “sharing”. Namun berbeda dengan penginapan backpacker, apartemen hanya menyewakan paket kamar. Sehingga bagi yang bepergian sendiri, kamar ini akan terasa besar dan mahal.

Di Singapura tidak terlalu banyak ‘serviced apartement” atau apartemen dengan pengelolaan seperti hotel. Kebanyakan apartemen yang disewakan adalah tempat tinggal biasa yang dimodifikasi sedemikan rupa menyerupai sebuah penginapan dan dikelola oleh seorang manajer dibantu seorang pembantu.

Apartemen seperti ini tidak menyediakan “room boy” atau “room service”, sehingga kita akan lebih banyak melayani sendiri, kecuali tentunya urusan pembersihan kamar. Apartemen yang disewakan ini tersebar di beberapa tempat yang cukup strategis.

Salah satu tempat favorit yang banyak dikunjungi turis dari Indonesia adalah apartemen Lucky Plaza di Orchard Road. Tempat ini menjadi tempat favorit karena letaknya dekat stasiun MRT dan tempat-tempat belanja di jalan Orchard yang sangat terkenal.

Selain itu, harga sewanya pun cukup murah dibanding hotel-hotel biasa. Satu apartemen biasanya terdiri dari 4-5 kamar. Setiap kamar berukuran sekitar 3 meter kali 4 meter, dengan jenis tempat tidur double atau single. Kamar mandi dan ruang lain seperti dapur dan ruang cuci biasanya digunakan bersama. Memang ada kamar yang memiliki kamar mandi sendiri, namun harganya lebih mahal.

Apartemen di mal yang terletak di Jalan Orchard menyatu dengan pusat perbelanjaan ini, mulai dari lantai 9 sampai lantai sekitar 20. Jika kita tinggal di apartemen ini, begitu turun dengan lift ke lantai 1 hingga 5 langsung menuju pertokoan mal.

Stasiun MRT yang terdekat dari apartmen ini adalah stasion Orchard. Jika turun hujan, kita bisa menggunakan jalan bawah tanah (underpass) yang melewati pertokoan Tangs, Wisma Atria, Takshimaya, hingga ke Shaw House, dan Wheelock Place.

Fasilitas yang tersedia di antaranya kamar mandi sharing, dapur, mesin cuci (laundry) dan ruang jemur, ruang makan dan ruang tamu. Tarif kamar bervariasi, antara 70 hingga 180 dollar Singapura.

Selain apartemen di daerah Orchard dan sekitarnya, juga ada beberapa unit rumah yang disewakan sekaligus, tidak hanya per kamar. Biasanya jumlah kamar yang tersedia untuk 1 unit rumah ini adalah 3-4 kamar, lengkap dengan ruang tamu, dapur dan halaman rumahnya.

Untuk tamu yang datang berombongan, katakanlah 15-20 orang sangat sering menggunakan rumah ini. Pemesanan biasanya dilakukan secara langsung melalui telepon, dan pembayarannya dilakukan secara tunai pada saat kita datang ke sana.

Selain di Orchard, apartemen lain yang banyak juga disewakan harian adalah di daerah Chinatown. Fasilitas apartemen di Chinatown ini hampir sama dengan apartemen di Orchard. Lokasi apartemen menyatu dengan gedung pertokoan dan juga tepat berada di atas stasiun MRT Chinatown, sehingga sangat memudahkan bagi yang akan menggunakan kereta cepat ini.

Selain apartemen di dua lokasi di atas, di beberapa area lain juga menyewakan kamar seperti halnya di Chinatown dan Orchard. Hanya bentuknya beragam, ada yang rumah biasa, kondominium, maupun apartemen.

Jumlah kamar bervariasi, mulai dari kapasitas 2 orang hingga 6 orang per kamar. Beberapa tempat menyediakan fasilitas yang berbeda, diantaranya kamar ber-AC, air panas, dapur, mesin cuci, kolam renang, dan play ground (khusus di kondominium). Apartemen-apartemen ini walaupun ada yang lokasinya jauh dari pusat kota, namun sangat mudah dijangkau dengan kendaraan umum seperti bus kota atau MRT. (BUDI SULIS)


Editor : kadek
Sumber: