Rabu, 26 November 2014

/ Travel

Hah! Motret dengan Kaleng Bekas?

Sabtu, 10 Desember 2011 | 13:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Anda mungkin tak percaya dengan judul di atas. Buktikan sendiri dengan datang ke ajang Pict Fest 2011 di fX Lifestyle X'nter, Jakarta. Di salah satu stan, pengunjung akan belajar mengenai kamera pinhole atau lubang jarum.

"Kamera pinhole bisa dari kaleng bekas, bambu, yang ini dari pipa, bisa kotak yang dihias," kata Arif dari Komunitas Kamera Pinjaman sambil memperlihatkan kamera lubang jarum kepada Kompas.com, Jumat (9/12/2011).

Tak hanya sekadar belajar selak-beluk kamera lubang jarum, di stan yang digawangi Komunitas Kamera Pinjaman, Komunitas Pinhole Bandung, dan Komunitas Kamera Lubang Jarum Indonesia ini, pengunjung pun dapat mencoba langsung memotret dengan kamera lubang jarum.

Pertama-tama, Arif akan membantu memasukkan kertas foto ke dalam kaleng kamera menggunakan changing bag. Penggunaan changing bag yang gelap itu fungsinya seperti dark room, agar tak ada cahaya saat memasukkan kertas ke kamera.

Kemudian, pengunjung pun siap memotret. Arahkan kamera ke subyek yang ingin difoto, lalu tempatkan, jangan sampai bergerak. Buka plester yang menutupi lubang, langsung tutup dengan jari. Lalu lepaskan jari saat benar-benar siap memotret. Tunggu minimal 20 menit dan kertas siap dikeluarkan.

"Kalau cuaca cerah, nunggunya lebih cepat. Tapi ini matahari sudah mau hilang, jadi lebih lama," tutur Arif.

Tertarik mencoba? Datang saja ke lantai 6 dan kunjungi stan kamera lubang jarum. Arif dan kawan-kawannya dengan sabar menjelaskan prinsip dan cara penggunaan kamera lubang jarum.

Selain stan ini, ada berbagai komunitas fotografi menarik lainnya di ajang Pic Fest 2011. Sebut saja seperti Komunitas Black and White Lovers, iPhonesia, Fotodroids, KLASTIC, Alpharian, dan masih banyak komunitas lainnya.

Pengunjung juga dapat mengikuti berbagai workshop fotografi, seperti workshop foto untuk alam, travel photography, sampai processing film BW. Pict Fest 2011 diselenggarakan pada 9-10 Desember 2011.


Penulis: Ni Luh Made Pertiwi F
Editor : I Made Asdhiana