Sabtu, 30 Agustus 2014

/ Travel

Tips Jakarta-Denpasar dengan Biaya Supermurah!

Selasa, 27 Desember 2011 | 17:26 WIB

Berita Terkait

KOMPAS.com Akhir tahun, Bali memang menjadi destinasi wisata favorit. Tak heran, harga tiket pesawat pun melonjak tinggi. Untuk Anda yang berdomisili di Jakarta, ada cara murah menuju Bali.

Tentu saja Anda harus mau bersusah-susah sedikit, yaitu melalui jalur darat dengan kereta api. Selain lebih terjangkau, Anda juga dapat menikmati perjalanan dengan melihat pemandangan sekitar dari atas gerbong kereta api.

Untuk menuju Denpasar dengan kereta api, pertama-tama Anda harus menuju Surabaya. Dari Surabaya, Anda menempuh perjalanan ke Banyuwangi. Dari sini Anda akan menuju Pelabuhan Ketapang untuk menyeberangi Selat Bali menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Barulah dari Pelabuhan Gilimanuk, perjalanan dilanjutkan dengan bus menuju Denpasar.

Anda dapat memulai perjalanan dari Stasiun Senen, Jakarta. Ada dua jalur yang bisa Anda ambil, yaitu jalur utara atau jalur selatan. Dua kereta tersebut melewati Stasiun Senen.

Jalur utara ditempuh dengan KA Kertajaya yang berangkat dari Stasiun Tanjung Priok sekitar pukul 15.20 WIB menuju Stasiun Pasarturi, Surabaya. Sementara itu, untuk KA Gaya Baru Malam Selatan melewati jalur selatan dari Stasiun Jakarta Kota menuju Stasiun Surabaya Gubeng. Harga tiket kereta ekonomi kedua jalur ini mulai dari Rp 50.000 per orang.

Untuk jalur selatan berangkat siang hari, sedangkan jalur utara berangkat sore hari. Ingat, lama waktu tempuh Jakarta menuju Surabaya sekitar 16 jam. Pastikan juga Anda mendapatkan tempat duduk mengingat lamanya perjalanan yang akan Anda tempuh.

Jika Anda memilih jalur selatan, maka Anda tidak perlu berpindah stasiun. Ini karena kereta selanjutnya yang akan Anda naiki adalah KA Mutiara Timur jurusan Stasiun Surabaya Gubeng menuju Stasiun Banyuwangi Baru. Kereta ini berangkat pada pukul 09.15 WIB.

Oleh karena itu, jika Anda naik kereta KA Kertajaya, maka Anda perlu pergi ke Stasiun Surabaya Gubeng terlebih dahulu. Tak perlu khawatir, Anda cukup naik angkutan umum berwarna hijau yang bisa Anda temukan di seberang jalan Stasiun Pasar Turi. Tarifnya sektiar Rp 4.000 dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 30 menit.

Jika dengan KA Gaya Baru Malam Selatan, maka Anda harus bermalam di Surabaya. Sebab, kereta ini biasanya tiba pada dini hari. Jadi, ada waktu tunggu beberapa jam sebelum KA Mutiara Timur berangkat.

Dengan naik KA Mutiara Timur, Anda bisa menempuh perjalanan dari Surabaya langsung menuju Denpasar. Harga tiket sekitar Rp 150.000 sudah termasuk bus eksekutif dan ongkos menyeberang dengan kapal.

Bisa juga dengan naik kereta api kelas ekonomi dari Surabaya menuju Banyuwangi, yaitu KA Sri Tanjung dengan tiket sekitar Rp 24.000. Harganya tentu jauh lebih murah, tetapi bersiap lebih repot.

Jika dengan KA Sri Tanjung, maka sesampai di Stasiun Banyuwangi Baru, Anda tinggal jalan kaki menuju Pelabuhan Ketapang. Jaraknya sangat dekat, cukup berjalan kaki selama sekitar 15 menit. Setelah itu, Anda bisa menyeberang dengan kapal feri. Harga tiket kapal feri Rp 6.000 per orang.

Sesampai di Pelabuhan Gilimanuk, ingatlah untuk menyiapkan kartu identitas karena biasanya ada pemeriksaan oleh petugas setempat. Setelah itu, Anda bisa naik bus menuju Terminal Ubung, Denpasar. Ada beragam transportasi di Pelabuhan Gilimanuk, mulai dari bus tanpa AC sampai mobil. Ongkos bus mulai dari Rp 15.000 sampai Rp 25.000.

Jadi, total pengeluaran untuk transportasi dengan kereta api hanya di bawah Rp 200.000. Bahkan jika Anda menggunakan KA Sri Tanjung, total uang yang Anda keluarkan untuk perjalanan Jakarta menuju Denpasar di bawah Rp 100.000.

Cari tahu terlebih dahulu jadwal-jadwal keberangkatan kereta api yang Anda gunakan. Dengan demikian, Anda dapat memperkirakan jam berapa Anda sampai untuk mengejar transportasi berikutnya. Rute lain yang bisa Anda coba adalah Jakarta menuju Banyuwangi melalui Yogyakarta.

Namun, ingatlah bahwa berwisata tidak harus selalu tentang tujuan, tetapi juga proses perjalanan. Oleh karena itu, tak ada salahnya selama perjalanan Anda juga menjelajahi kota-kota yang Anda singgahi. Misalnya, jalan-jalan di Surabaya, Banyuwangi, dan kawasan Jembrana.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Ni Luh Made Pertiwi F
Editor : I Made Asdhiana