Kamis, 18 September 2014

/ Travel

Wisata Belanja Baru Malaysia untuk Turis Indonesia

Senin, 16 Januari 2012 | 14:41 WIB

MANADO, KOMPAS.com – Malaysia kembali mempromosikan destinasi wisata baru yang cocok untuk pasar pariwisata Malaysia di Indonesia, yaitu Johor Premium Outlet. Seperti yang diungkapkan Deputy Director Malaysia Tourism Promotion Board, Norlizah Jahaya dari Malaysia Tourism Board, orang Indonesia sama seperti orang Malaysia senang belanja.

“Destinasi yang biasa didatangi orang Indonesia adalah Kuala Lumpur dan Genting. Tapi sekarang kami punya Johor Premium Outlet di Nusajaya, itu di Kota Johor,” tutur Norlizah yang akrab disapa Liza, di sela-sela ATF TRAVEX, Golden Kawanua, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (15/1/2012).

Ia menuturkan Johor Premium Outlet menjual aneka produk branded (bermerek) dengan merek-merek terkenal dunia seperti Samsonite, Blueberry, dan lain-lain. Hanya saja, lanjutnya, turis maupun masyarakat lokal yang datang ke sini dapat membeli barang bermerek dengan harga lebih murah, yaitu diskon hingga 65 persen.

“Premium Outlet ada di New York, Milan, sampai Korea. Tapi sekarang tidak perlu jauh-jauh lagi, bisa datang ke Johor, karena sudah buka sejak November 2011. Ada sekitar lebih dari 70 merek,” kata Liza.

Saat ini, Johor Premium Outlet telah buka untuk fase pertama. Nantinya di tahun 2012 akan dibuka fase kedua dengan menghadirkan lebih banyak merek seperti LV dan Gucci. Liza mengatakan di tahun 2013 akan hadir Legoland yang berada di tempat yang sama yaitu Nusajaya.

Nusajaya, tutur Liza, merupakan kota baru yang tengah dikembangkan menjadi kota modern dengan berbagai sarana dan prasaran. Di kota ini akan dibangun rumah sakit dan universitas, Nusajaya terletak di Kota Johor, Malaysia.

Untuk mencapai Nusajaya, turis asal Indonesia dapat pergi ke Singapura. Setelah Singapura, ada bus menuju Johor Baru, ibu kota Kota Johor selama 30 menit. Lalu, dari Johor Baru ke Nusajaya dengan bus selama 45 menit. Paket yang akan ditawarkan ke wisatawan adalah tur di Johor Baru lalu dilanjutkan ke Nusajaya. 


Penulis: Ni Luh Made Pertiwi F
Editor : I Made Asdhiana