Senin, 21 April 2014

/ Travel

Gelombang Tinggi, Pelayaran ke Tiga Gili Ditutup

Rabu, 25 Januari 2012 | 16:57 WIB

Baca juga

MATARAM, KOMPAS.com - Aktivitas pelayaran ke tiga pulau kecil atau gili wisata di sebelah utara Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, yakni Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air, ditutup total dari berbagai arah, sejak pagi tadi, karena cuaca buruk. "Tinggi gelombang di perairan itu sempat lebih dari tiga meter dan kecepatan angin lebih dari 30 knot, sehingga lintasan pelayaran ke tiga gili wisata andalan NTB itu ditutup," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Ridwan Syah, di Mataram, Rabu (25/1/2012).

Ridwan mengatakan, pelayaran ke tiga gili itu menggunakan perahu motor dapat ditempuh melalui Bangsal di Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, atau sejumlah lokasi di sepanjang pantai Pemenang, dan di Pantai Senggigi, Kabupaten Lombok Barat. Bahkan, wisatawan mancanegara langsung dari Pulau Bali ke tiga gili wisata itu menggunakan kapal pesiar.

"Koordinasi dengan BMKG terus dilakukan setiap tiga jam, dan informasi cuaca itu diteruskan kepada berbagai pihak," ujarnya.

Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim, prakiraan cuaca di Selat Lombok hari ini yakni arah angin barat-barat laut, cuaca berawan, kecepatan angin 8-32 knot, tinggi gelombang rata-rata 0,5-2,5 meter, maksimum lima meter, dan dikategorikan bahaya bagi pelayaran sehingga tidak direkomendasikan.

Ridwan mengatakan, pelayaran ke kawasan wisata tiga gili itu baru akan dibuka jika cuaca memungkinkan.

Gili Trawangan memiliki luas 360 hektare dengan panjang tiga kilometer dan lebar dua kilometer, yang dihuni sekitar 800 jiwa itu merupakan kawasan wisata yang sudah dikenal luas kalangan wisatawan mancanegara maupun domestik.

Dua gili lainnya yakni Gili Meno dan Gili Air letaknya bersebelahan dengan Gili Trawangan, namun ukurannya relatif lebih kecil dan penghuninya masih sedikit, serta penataan infrastrukturnya pun belum menyamai Gili Trawangan. Obyek wisata Gili Terawangan dikunjungi sekitar 40.000 wisatawan setiap tahun, dan dua gili lainnya yakni Gili Meno dan Gili Air dikunjungi sekitar 20.000 wisatawan setiap tahun.


Editor : I Made Asdhiana
Sumber: