Minggu, 20 April 2014

/ Travel

Ratusan Wisman Keliling Ambon dengan Becak Wisata

Kamis, 2 Februari 2012 | 15:48 WIB

Baca juga

AMBON, KOMPAS.com - Sebanyak 213 wisatawan dari berbagai negara yang berkunjung ke Ambon dengan kapal pesiar Spirit of The Adventure, Rabu (1/2/2012) pagi berkeliling kota Ambon menggunakan becak wisata.

Ratusan wisman yang berkunjung dengan kapal pesiar asal Amerika Serikat itu tiba di pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WIT dan diterima Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy. Mereka kemudian memanfaatkan waktu kunjungan yang hanya tujuh jam untuk mengunjungi sejumlah tempat di pusat kota Ambon dengan menggunakan 70 unit becak wisata yang sudah disiapkan Pemerintah Kota Ambon.

Sejumlah obyek wisata yang dikunjungi di pusat Kota Ambon yakni Monumen Gong Perdamaian Dunia, Benteng Victoria, Gereja Joseph Kam, kawasan Pattimura Park dan Mesjid Al-fatah.

Ratusan wisatawan itu juga memanfaatkan kesempatan untuk melihat dan memastikan dari dekat kondisi Kota Ambon yang telah kondusif pasca konflik 1999 serta bentrok warga 11 September 2011 lalu.

Selain itu, para wisatawan juga diajak untuk melihat proses pengolahan kerajinan cengkih dan sagu di Desa Suli, atraksi bambu gila di Pantai Liang serta obyek wisata morea (belut) di Negeri Waai, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah.

Para wisatawan yang umumnya berasal Amerika, Kanada dan Australia terlihat bergembira dapat berkeliling kota dengan menggunakan becak wisata sebagai salah satu sarana transportasi murah. Kehadiran ratusan wisatawan itu juga disambut iringan musik tradisional tifa totobuang serta tari mako-mako yang merupakan tarian sebagai selamat datang.

Ubah citra Ambon

Richard Louhenapessy saat menyambut kunjungan wisman itu, menegaskan, kunjungan wisman dengan menggunakan kapal pesiar akan berdampak besar mengubah citra Kota Ambon. "Ratusan wisatawan ini akan melihat sendiri kondisi kota Ambon yang aman dan damai serta masyarakatnya hidup rukun dalam nuansa kekeluargaan dan bersaudaraan. Hal ini berdampak besar untuk memulihkan image kota Ambon yang selama ini dianggap tidak aman oleh negara luar," katanya.

"Dengan menyaksikan sendiri kondisi kota Ambon saat ini, para wisatawan akan menceritakannya kepada keluarga dan kerabatnya, sehingga akan mengubah pandangan orang asing bahwa Ambon adalah daerah yang aman untuk dikunjungi di masa mendatang," papar Louhenapessy.

Louhenapessy juga berharap para wisatawan dapat menikmati keindahan pariwisata di Ambon sekaligus dapat mempromosikannya saat kembali ke negara masing masing. "Kami berharap setelah kunjungan ini para wisatawan dapat menceritakan kondisi Ambon, yang aman, nyaman, indah dan lestari, serta dapat mempromosikan kepada sahabat dan kerabat di negara masing-masing," ujar Louhenapesy.

Sebelum menyinggahi Ambon, kapal pesiar Spirit of Adventure telah menyinggahi Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah pada 31 Januari 2012 dan para wisman berkesempatan menyaksikan keindahan pariwisata di Pulau Banda yang kaya dengan berbagai bangunan tua peninggalan abad 16 itu.


Editor : I Made Asdhiana
Sumber: