Taufik Kiemas: Badan Besar, Mochtar Lari Kemana - Kompas.com

Taufik Kiemas: Badan Besar, Mochtar Lari Kemana

Sandro Gatra
Kompas.com - 21/03/2012, 11:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Taufik Kemas menjamin jika kader PDI-P, Mochtar Mohammad, Walikota Bekasi nonaktif, tak akan kabur. Mochtar, kata Taufik, pasti akan menjalani putusan Mahkamah Agung yakni enam tahun penjara.

"Menurut saya dia (Mochtar) tidak akan lari. Dia mau lari kemana? Badan besar begitu," kata Taufik di Komplek DPR, Jakarta, Rabu (21/3/2012).

Taufik mengatakan, Mochtar bersedia dieksekusi jika seluruh proses administrasi untuk eksekusi sudah lengkap. Sebelumnya, Mochtar menolak dieksekusi dengan alasan belum menerima salinan putusan MA.

Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo berharap ada pertemuan antara pihak Komisi Pemberantasan Korupsi dengan tim pengacara untuk menyamakan persepsi mengenai adminstrasi.

Pasalnya, kata Tjahjo, tim pengacara berpegang pada Pasal 270 KUHAP yang bunyinya "Pelaksanaan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, dilakukan oleh jaksa, yang untuk itu panitera mengirim salinan putusan kepadanya."

"Jangan ada penafsiran hukum yang berbeda," kata Tjahjo.

Seperti diberitakan, Mochtar dianggap terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama di tingkat kasasi. Dia dianggap menyuap anggota DPRD Bekasi sebesar Rp 1,6 miliar serta menyalahgunakan anggaran makan- minum sebesar Rp 639 juta untuk memuluskan pengesahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2010 .

Mochtar juga diduga memberikan suap sebesar Rp 500 juta untuk mendapatkan Piala Adipura 2010 dan menyuap pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) senilai Rp 400 juta agar mendapat opini wajar tanpa pengecualian.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisSandro Gatra
    EditorA. Wisnubrata
    Terkini Lainnya
    Kemenko Kemaritiman Tinjau Destinasi Wisata di Lombok, Ada Apa?
    Kemenko Kemaritiman Tinjau Destinasi Wisata di Lombok, Ada Apa?
    News
    Sate Kambing Muda Masyhudi, Langganan Rhoma Irama
    Sate Kambing Muda Masyhudi, Langganan Rhoma Irama
    Food Story
    Menikmati Indahnya Lanskap Ambarawa Naik Kereta Tua
    Menikmati Indahnya Lanskap Ambarawa Naik Kereta Tua
    Travel Story
    Kenapa Kampung Melayu Tak Mau Disamakan dengan Betawi?
    Kenapa Kampung Melayu Tak Mau Disamakan dengan Betawi?
    Travel Story
    Mengenal Sambal Terasi dari Bangka dan Lombok
    Mengenal Sambal Terasi dari Bangka dan Lombok
    Food Story
    Ini Lokasi Asli dari Lukisan pada Uang Seribu Rupiah
    Ini Lokasi Asli dari Lukisan pada Uang Seribu Rupiah
    Travel Story
    Asal-usul Leluhur dan Alasan Penyebutan Kampung Melayu
    Asal-usul Leluhur dan Alasan Penyebutan Kampung Melayu
    Travel Story
    Seperti Apa Tren Kuliner Indonesia di Mata Anak Muda?
    Seperti Apa Tren Kuliner Indonesia di Mata Anak Muda?
    Travel Story
    Mengintip Koleksi Buku Bung Karno di Blitar
    Mengintip Koleksi Buku Bung Karno di Blitar
    Travel Story
    Sungai Jernih Sekaligus Taman Cantik, Ada di Yogyakarta
    Sungai Jernih Sekaligus Taman Cantik, Ada di Yogyakarta
    Travel Story
    Melancong ke Candi Pawon, Jangan Lupa Minum Kopi Luwak
    Melancong ke Candi Pawon, Jangan Lupa Minum Kopi Luwak
    Food Story
    Mitos Air Terjun dengan Kekuatan Menyembuhkan di Kulonprogo
    Mitos Air Terjun dengan Kekuatan Menyembuhkan di Kulonprogo
    Travel Story
    Siapa Sangka, Ini Dia Asal-usul Taman Topi di Bogor
    Siapa Sangka, Ini Dia Asal-usul Taman Topi di Bogor
    Travel Story
    Atraksi Terbaru di Seoul, Jembatan Layang Khusus Manusia
    Atraksi Terbaru di Seoul, Jembatan Layang Khusus Manusia
    Travel Story
    Gabungan Taco dan Seblak, Bagaimana Rasanya?
    Gabungan Taco dan Seblak, Bagaimana Rasanya?
    Food Story

    Close Ads X