Rabu, 16 April 2014

/ Megapolitan

LSI Akui Surveinya Dibiayai Foke-Nara

Minggu, 1 Juli 2012 | 15:07 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - Toto Izul Fattah, salah satu peneliti Lingkar Survey Indonesia (LSI) mengakui, survei yang dilakukan lembaganya, dibiayai oleh pasangan petahana, Fauzi Bowo-Nachrawi Ramli. Dalam survei tersebut, didapatkan hasil, baik satu atau dua putaran, pasangan nomor urut satu tersebut memenangkan Pilkada DKI Jakarta tahun ini.

"Jadi memang saya merasa wajib mengungkapkan ini untuk kepentingan transparansi, betul LSI ikut jadi tim pemenangan Foke, jujur harus kami sampaikan," ujarnya kepada wartawan di kantor LSI, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu, (1/7/2012).

Toto mengatakan, lembaganya memiliki dua divisi yang terpisah setiap melakukan survei. Divisi riset dan divisi pemenangan. Divisi pemenangan, bertugas mencari dana, sementara divisi riset bertugas melakukan survei. Meski dibiayai pasangan Foke-Nara, dia mengaku kedua divisi tersebut tidak saling berpengaruh.

"Kami menjaga kedua divisi ini. Tentu survei tidak boleh dibiarkan bias hanya karena mendukung salah satu calon. Relawan riset kami jaga betul, tidak boleh tahu untuk siapa survei ini dilakukan," katanya.

LSI telah melakukan hal serupa dalam setiap Pilkada di Indonesia. Menurut Toto, sudah lebih dari 20 gubernur dan 50 wali kota se Indonesia yang disurvei lembaga tersebut. Hasilnya, hampir seluruh hasil survei mendekati sasaran. Sementara, untuk survei kali ini, dia mengaku mendapatkan sejumlah uang untuk keperluan kerja.

"Kisarannya Rp 250 juta. Itu yang menentukan berapa jumlah responden dan metodologi survei," katanya.

Hasil survei tersebut adalah pasangan Foke-Nara akan memenangi Pilkada, baik satu putaran atau dua putaran. Hasil tersebut diperoleh karena tidak adanya peningkatan dukungan signifikan dari para kompetitornya sejak Maret 2012 yang telah menyentuh angka 50 persen menang satu putaran. Pasangan Foke-Nara didukung oleh 43,7 persen pemilih. Urutan kedua ditempati pasangan Jokowi-Basuki dengan 14,4 persen. Empat pasangan lainnya masih didukung masing-masing di bawah 10 persen, bahkan ada yang di bawah 5 persen.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor : Hertanto Soebijoto