Sabtu, 18 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 18 Mei 2013 | 20:50 WIB
Bukit Cinta Terpuruk, Gedongsongo Naik Daun
Penulis : Kontributor Ungaran, Syahrul Munir | Jumat, 20 Juli 2012 | 07:08 WIB
|
Share:

KOMPAS/VINCENTIA HANNI S
Salah satu bangunan Candi Gedongsongo kini tinggal puing-puing, runtuh ditelan zaman. Batu tua itu hanya menyisakan kebesaran dan kemegahan masa lalu agama Hindu awal di Jawa Tengah.

UNGARAN, KOMPAS.com - Obyek wisata candi Gedongsongo menyumbang 50 persen dari realisasi pendapatan sektor pariwisata kabupaten Semarang tahun 2012 semester pertama.

Sementara untuk dua tahun terakhir Bukit Cinta menjadi obyek wisata yang kurang optimal menyumbang pendapatan, karena proyek revitalisasinya macet, dan obyek dibiarkan mangkrak.

Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Semarang, Heru Purwanto menjelaskan hingga saat ini sektor pariwisata mampu merealisasikan target pendapatan sebesar 55 persen, atau Rp 1,4 miliar dari total target sebesar Rp 2,5 miliar.

"Pencapaian tersebut lebih baik dibandingkan realisasi tahun 2011 yang hanya mencapai 70 persen, atau 1,8 miliar dari target sebesar Rp 2,3 miliar. Saya optimis pada tutup tahun 2012 nanti realisasi pendapatan pariwisata dapat melampaui target," ujar Heru, Kamis (19/7/2012).

Sikap optimis tersebut, lanjut Heru, karena sisa waktu 2012 ini pariwisata masih memiliki beberapa even besar. Antara lain libur hari raya Idul Fitri dan Natal pada akhir tahun.

"Pada dua hari besar tersebut dipastikan jumlah pengunjung wisata akan meningkat tajam, dan mampu mendongkrak pendapatan di sektor pariwisata," tandasnya.

Menurut Heru, kemampuan pihaknya meningkatkan realisasi pendapatan tak lepas dari upaya pembentukan Tim Intensifikasi Pendapatan (TIP), yang bertugas mengatasi kebocoran, pembenahan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan penggawasan.

"Setidaknya sudah ada tiga petugas yang terpaksa kami mutasi karena dilaporkan nakal di lapangan," ujar Heru.

Editor :
Benny N Joewono