Jumat, 24 Oktober 2014

News / Travel

Wisata ke Lombok Pun Bisa Murah

Minggu, 9 September 2012 | 08:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wisata ke Lombok, pulau di Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki citra mahal. Hal ini terjadi karena Lombok sering dibandingkan dengan wisata ke Bali oleh turis asal Jakarta. "Murah sebenarnya tapi banyak yang tidak tahu. Anggapan Lombok lebih mahal yah karena 60 persen biaya sudah habis di pesawat," kata Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah NTB, Awanadhi Aswinabawa saat ditemui di Jakarta, Kamis (6/9/2012) malam.

Ia menuturkan hal tersebut terjadi karena masalah demand-supply saja. Seperti Garuda misalnya, lanjut Awanadhi, rute Jakarta-Bali dilayani hingga 20 kali sehari. Sementara Garuda hanya menyediakan rute Jakarta-Lombok 3 kali sehari. "Jakarta-Lombok tiket pesawat PP (pulang-pergi) itu 1,5 juta (rupiah) juga bisa dapat. Tapi untuk season tertentu," jelasnya.

Oleh karena itu, Awanadhi berharap dengan semakin bertambahnya rute baru dan frekuensi penerbangan menuju Lombok dari berbagai maskapai akan membuat harga semakin kompetitif. Padahal, lanjut Awanadhi, jika sudah sampai di Lombok, harga-harga lebih murah dibanding Bali.

"Akomodasi lebih murah. Sewa mobil bisa mulai dari Rp 200 ribu untuk mobil Avanza dan self drive (tanpa sopir). Kalau dengan driver (sopir) dan bensin, mobil Avanza bisa saja Rp 400 ribu tergantung jarak," tuturnya.

Sedangkan sewa perahu, lanjutnya, sebagai contoh di kawasan Sekotong, Lombok Barat, harga sewa di kisaran Rp 200-300 ribu satu hari untuk pulang-pergi ke satu pulau, biasanya wisata ke Gili Nanggu. Sementara untuk tiga pulau di kawasan tersebut, sewa perahu di kisaran Rp 400.000.

Awanadhi menuturkan paket wisata Pulau Lombok bisa dilakukan 4 hari 3 malam. Biasanya wisatawan akan diajak berkeliling Lombok Selatan, Lombok Barat, Lombok Utara, dan tur kota Mataram. Ia mengungkapkan paket wisata tersebut bisa dibuat murah, tak selalu harus mewah yang penting nyaman, bersih, dan konsisten.

"Konsisten ini misalnya perahu jelas jam keberangkatan dan pulangnya. Dulu ini masalah, sekarang sudah tidak lagi, karena masyarakat sudah sadar dampak pariwisata untuk ekonomi mereka," jelas Awanadhi.

Beberapa biro perjalanan wisata setempat biasa menjual paket wisata di Lombok mulai dari Rp 500.000 untuk 3 hari 2 malam. Paket tersebut sudah termasuk akomodasi dengan sarapan dan antar dan jemput bandara-hotel, serta satu kali city tour (tur kota) Mataram.

"Hotelnya oke lah, tipe losmen tetapi bersih. Lalu city tour Mataram itu sharing bukan privat. Jadi beberapa rombongan digabung jadi satu," kata Awanadhi.

 


Penulis: Ni Luh Made Pertiwi F
Editor : I Made Asdhiana