Minggu, 19 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 19 Mei 2013 | 22:10 WIB
Labuan Bajo
Mampir di Warung Kerapu Bakar Kraeng Jefri
Penulis : Kontributor Manggarai, Markus Makur | Selasa, 18 September 2012 | 13:42 WIB
Dibaca:
|
Share:
Kompas.com/Markus Makur Kraeng Jefri (36) dan istrinya, Anita di depan Pondok Ikan Bakar milik mereka di Kampung Ujung, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Senin (17/9/2012) malam.

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Ikan bakar khas Kraeng Jefri memikat lidah wisatawan asing dan domestik yang berwisata di Kota Labuan Bajo. Para turis biasanya mampir ke rumah makan ini disela-sela rencana kunjungan ke sejumlah obyek wisata seperti ke Pulau Komodo, Pulau Rinca, Batu Cermin dan kawasan hutan Mbeliling, dan Kampung Melo dengan atraksi tarian cacinya.

Julianus Jefri (36) bersama istrinya Anitha mengelola warung ikan bakar khas Kota Labuan Bajo yang terletak di Kampung Ujung, Kelurahan Labuaan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores Bagian Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Jefri, Senin (17/9/2012) malam menuturkan, usaha Pondok Ikan Bakar yang pertama di Labuan Bajo ini dimulainya pada 2009 lalu. Berkat pengalaman yang diperolehnya ketika merantau di Sulawesi Selatan, serta bekerja di kapal menjadi tenaga tata boga, Jefri pun memulai usahanya.

Jefri menjelaskan, usaha ikan bakar yang sudah empat tahun ini banyak dikunjungi wisatawan mancanegara dan domestik bahkan Mantan Wakil Menteri Energi Sumber Daya Manusia Republik Indonesia, Widjajono Partowidagdo dan Mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Endang Rahayu Sedyaningsih sudah menikmati lezatnya ikan bakar yang diolah Jefri.

Usaha Pondok Ikan Bakar dibuka dari pukul 16.00 Wita hingga pagi hari. Setiap hari, jika padat pembeli, dalam sebulan ia bisa memperoleh keuntungan Rp 2-3 juta.  Kini, kerapu bakar Kraeng Jefri menjadi salah destinasi kuliner di Labuan Bajo, yang wajib disinggahi.

Editor :
Glori K. Wadrianto