Rabu, 22 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 22 Mei 2013 | 17:30 WIB
Tarung Mandau Ramaikan Festival Pasar Terapung 2012
Penulis : Defri Werdiono | Kamis, 20 September 2012 | 21:38 WIB
Dibaca:
|
Share:
Para pedagang pasar terapung menggunakan jukung (perahu kecil), memenuhi Sungai Martapura di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

BANJARMASIN, KOMPAS.com — Tarung Mandau, sebuah tarian masyarakat Dayak Bakumpai yang dibawakan oleh enam penari dari Sanggar Permata Ijejela, Kabupaten Barito Kuala, meramaikan pembukaan Festival Budaya Pasar Terapung 2012 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (20/9/2012) malam.

Sang koreografer, Tajudin Noor, menuturkan, Tarung Mandau menceritakan tentang kesiapsiagaan muda-mudi Dayak Bakumpai dalam mempertahankan kampung halamannya dari gangguan.

Para penari menggunakan senjata khas masyarakat Dayak, yakni mandau lengkap dengan talabang atau tameng. Mereka juga menaburkan serbuk getah kayu ke arah nyala api obor sehingga membentuk bunga api. "Ini menggambarkan bagaimana semangat mereka berkobar bagai api," ujar Tajudin.

Pembukaan festival yang berlangsung di Jalan Panglima Sudirman di tepi Sungai Martapura, depan kantor Pemerintah Provinsi Kalsel,  dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Kalsel Rudy Resnawan. Festival akan berlangsung selama tiga hari, 20-23 September.

Sejumlah kegiatan seni budaya yang ditampilkan, antara lain pameran wisata dan budaya, pawai budaya, kampung banjar dan kuliner, permainan tradisional, serta jukung tanglong. 

Editor :
Robert Adhi Ksp