Rabu, 23 April 2014

News / Travel

Warga Labuan Bajo Kurang Berminat Berwisata

Minggu, 23 September 2012 | 16:18 WIB

Baca juga

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Bagaimana pariwisata di Manggarai Barat, khusus di Kota Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur mau maju jika warga Kota Labuan Bajo sendiri tidak memberikan dukungan dengan mengunjungi obyek-obyek wisata yang unik di sekitar lingkungannya. Bahkan yang sering mengunjungi obyek wisata di Kota Labuan Bajo adalah wisatawan dari Eropa, Amerika Serikat dan wisatawan nusantara.

Kabupaten Manggarai Barat sebagai pintu gerbang masuknya wisatawan di Pulau Flores sebaiknya didukung oleh masyarakat di sekitar obyek wisata. Seperti Obyek Wisata Batu Cermin di Desa Batu Cermin dan tak jauh dari pemukiman warga Kota Labuan Bajo sepi dari kunjungan masyarakat Kota Labuan Bajo.

Demikian dituturkan dua petugas dari Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, John Horison dan John Jeremo kepada wartawan di Kafe Batu Cermin bersama dengan Koordinator Lapangan Kompas Manggarai Barat dalam kegiatan Jelajah Sepeda Bali-Komodo, seusai mengunjungi obyek wisata Batu Cermin, Sabtu (22/9/2012).

Keduanya menjelaskan, setiap hari bahkan pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu, obyek wisata Batu Cermin jarang didatangi masyarakat Kota Labuan Bajo. Horison menjelaskan, wisatawan domestik yang mengunjungi Batu Cermin terutama wisatawan dari Jakarta. Jeremo menambahkan kunjungan wisman pada Sabtu (22/9/2012) adalah wisatawan dari Austria yakni Anton dan Kandeliary yang menggunakan sepeda motor.

Tiket masuk ke obyek wisata Batu Cermin bagi wisatawan lokal Rp 10.000 per orang dan guide lokal Rp 10.000 per orang, sedangkan untuk wisatawan mancanegara Rp 20.000 per orang. Wartawan yang mengunjungi lokasi obyek wisata Batu Cermin dengan mengisi waktu luangnya berwisata ke Batu Cermin membayar Rp 10.000 tanpa guide lokal. Wartawan yang mengisi waktu luang untuk berwisata yakni dari Pos Kupang, Majalah Pemantau dan Kompas.


Penulis: Kontributor Manggarai, Markus Makur
Editor : I Made Asdhiana