Jumat, 28 November 2014

News / Travel

Tari Tifa Iringi Pembukaan Pesta Teluk Ambon 2012

Kamis, 27 September 2012 | 12:28 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Tari Tifa Mungare, sebuah tarian masyarakat Maluku Tenggara, yang dibawakan sembilan penari dari Sanggar Tifa Siwalima, mengiringi pembukaan Pesta Teluk Ambon 2012, di Tribun Lapangan Merdeka, Ambon, Maluku, Kamis (27/9/2012).

Kepala Taman Budaya Maluku Semmy Toisuta, menuturkan, tarian Tifa Mungare menggambarkan nafas kedaerahan para pemuda Maluku dengan semangat tradisional dan budaya setempat. Dalam tarian itu, para penari diiringi irama ketukan tifa yang merupakan alat musik tradisional Maluku.

"Tarian ini memberi pesan ajakan untuk melestarikan simbol dan nilai tradisi yang menjadi bagian dari jati diri masyarakat Maluku. Jadi, kita berharap dengan tarian ini tradisi kita tidak hilang meski sudah masuk budaya lain," ujar Semmy saat ditemui Kompas.com di Lapangan Merdeka, Ambon, Kamis (27/9/2012) pagi.

Pesta Teluk Ambon yang akan berlangsung selama tiga hari yaitu berlangsung pada 27-29 September 2012, dibuka secara langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar. Turut hadir juga Gubernur Maluku Karel Albert Rahalalu, serta Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Benny Gaspers.

"Ambon ini sangat berpotensi menjadi wisata alam yang sangat besar. Karena untuk soal wisata alam Kota Ambon sangat indah. Dari budaya, kuliner, dan bahari, semua luar biasa di Kota ini. Jadi kita akan dukung agar pesta ini dijadikan kalender Nasional maupun Internasional," ujar Sapta saat memberikan kata sambutan.

Dalam rangkaian acara Pesta Teluk Ambon, akan diselenggarakan beberapa lomba kebudayaan dan bahari. Salah satu lomba bahari, yakni Arumbae Manggurebe berupa lomba perahu antar desa yang diikuti oleh 28 hingga 31 pendayung dimulai dari Desa Amahusu hingga ke Pasar Oleh-oleh Tantui.

Para wanita juga akan ikut memeriahkan acara dengan mengikuti lomba Perahu Semang yang akan diikuti dua orang. Sementara, untuk pecinta dunia bawah air, juga akan diadakan lomba foto bawah laut yang dapat diikuti oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.


Sedangkan, untuk kegiatan seni budaya akan ada sejumlah pameran wisata dan budaya Kota Ambon, pawai budaya, kampung banjar dan kuliner, permainan tradisional, serta jukung tanglong.

 


Penulis: Ary Wibowo
Editor : kadek