Jumat, 24 Oktober 2014

News / Travel

Dermaga Apung Bisa Tarik Kunjungan Turis ke Tiga Gili

Jumat, 19 Oktober 2012 | 14:04 WIB

TANJUNG, KOMPAS.com - Pembangunan tiga dermaga apung di obyek wisata Tiga Gili (pulau kecil) Trawangan, Meno dan Gili Air di Kecamatan Pemang pada 2013 akan mendukung pengembangan pariwisata Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika  Kabupaten Lombok Utara Abdul Azis Abubakar di Tanjung, Kamis (18/10/2012), mengatakan, kehadiran dermaga apung itu akan berdampak positif terhadap pariiwisata Lombok Utara, karena akan menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke obyek wisata bahari itu.

"Selama ini wisatawan yang menggunakan kapal cepat atau fast boat terpaksa membuka sepatu atau sandal ketika turun dari kapal. Ini kurang menjamin keamanan dan kenyamanan para wisatawan," katanya ketika diminta tanggapannya terkait rencana pembangunan dermaga tersebut.

Ia mengatakan, dengan adanya dermaga apung di Tiga Gili, tentu para wisatawan akan lebih merasa aman dan nyaman, karena turun dari kapal mereka tidak perlu membuka sepatu dan melompat dari kapal.

Menurut Azis, rencana pembangunan dermaga itu ditunggu-tunggu oleh para pelaku pariwisata khususnya di obyek wisata yang kini menjadi ikon pariwista NTB, karena keberadaan dermaga itu akan menarik minta lebih banyak wisatawan untuk datang ke obyek wisata ini.

Dari sisi pemerintah, kata Azis, kehadiran dermaga tersebut juga akan memberikan keuntungan, karena bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) dari setiap kapal yang merapat di dermaga dan dengan semakin ramai wisatawan, maka pajak hotel dan restorat juga akan meningkat.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi NTB Ridwan Syah  mengatakan, Kementerian Perhubungan akan membangun  tiga dermaga masing-masing di Gili Trawangan, Meno dan Gili Air itu pada 2013 dengan dana APBN sebesar Rp20 miliar.

"Pembangunan dermaga apung tersebut untuk kapal-kapal kecil yang membawa wisatawan dari Pelabuan Benoa Bali ke objek wisata tiga gili tersebut. Dermaga apung lebih aman dan ramah linkungan, karena kapal tidak perlu buang jangkar yang mengakibatkan kerusakan lingkungan," ujarnya.

Dia mengatakan, pembangunan dermaga tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah pusat kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam rangka pemenuhan infrastruktur dan pelayanan terhadap sektor pariwisata guna menunjang pengembangan sektor pariwisata daerah itu.

Pembangunan dermaga terapung di Tiga Gili itu  juga sebagai bagian dari rencana kerja dan alokasi anggaran Kemenhub untuk membangun 12 dermaga serupa di beberapa daerah pesisir Indonesia.

 


Editor : kadek
Sumber: