Kamis, 24 Juli 2014

News / Travel

Kerupuk sampai Batu Meteorit, Oleh-oleh Khas Belitung

Senin, 10 Desember 2012 | 06:17 WIB

Berita Terkait

KOMPAS.com – Sangat mudah mencari oleh-oleh saat bertandang ke Belitung. Datangi saja Kerupuk Keluarga dan Galeri UKM. Keduanya menjual aneka cendramata khas Belitung. Sebut saja mulai dari oleh-oleh sederhana seperti gantungan kunci, aneka camilan seperti kerupuk, sampai batu satam.

Kerupuk Keluarga, sesuai namanya merupakan usaha keluarga yang sudah berdiri sejak tahun 1970. Olahan andalannya adalah kerupuk cumi. Selain juga, kerupuk berbahan ikan tenggiri dan udang. Di toko sekaligus pabrik pembuatan kerupuk, pengunjung tak hanya berbelanja, namun juga bisa melihat langsung pengolahan bahan mentah menjadi kerupuk.

Toko Kerupuk Keluarga berada di Jalan Gatot Subroto Nomor 39, Tanjung Pandan, Belitung. Selain kerupuk dan getas, di toko ini juga dijual aneka olahan bahan laut seperti sambal lingkong yang khas daerah ini yang sejenis abon ikan dan terasi udang.

Pilihan lain bisa membeli madu dan sirup jeruk kunci yang menyegarkan. Coba juga asinan kelubi yang terasa kecut namun menyegarkan. Buah kelubi hanya ditemukan di kawasan Pulau Bangka dan Pulau Belitung.

Sementara itu, Galeri UKM bisa pula menjadi alternatif tempat belanja oleh-oleh khas Belitung. Masuk ke dalam galeri seluas dua ratu meter persegi ini, hamparan aneka cenderamata siap untuk dibeli pengunjung.

Mulai dari area depan adalah aneka gantungan kunci dan kerajinan dari kerang lau. Berbagai perhiasan seperti cincin dan kalung dari kerang dijual. Pun hiasan meja, asbak, dan lukisan dari kerang.

Salah satu gantungan kunci yang paling menarik adalah gantungan kunci berupa botol kecil yang berisikan timah. Ya, Pulau Belitung sejak lama terkenal kaya akan timah dan menjadi tempat penambangan timah baik di masa kolonial Belanda maupun di masa kemerdekaan.

Di area sebelah kiri dari pintu masuk, aneka kaus bertemakan Belitung dan Laskar Pelangi dijual dalam berbagai ukuran baik untuk dewasa maupun anak-anak. Sementara di sisi kanan bisa dijumpai aneka penganan seperti kerupuk kemplang.

Di bagian belakang, pengunjung bisa membeli batik Belitung dengan motif-motif laut seperti ikan dan kerang. Nah, tepat di sebelah area batik, ada penjual perhiasan. Mungkin awalnya Anda bingung, karena batu perhiasannya berwarna hitam.

Batu satam berwarna hitam dan kasar tersebut konon merupakan batu meteorit. Batu ini dipercaya bisa memberi efek kesehatan pada pemakainya. Harganya lumayan mahal di kisaran ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Batu satam ini biasanya dibuat sebagai batu perhiasan seperti cincin dan kalung. Tertarik berbelanja? Mampir saja Galeri UKM yang berada di Jalan Sriwijaya, Tanjung Pandan. 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Ni Luh Made Pertiwi F
Editor : I Made Asdhiana