Sabtu, 29 November 2014

News / Travel

Festival Kuliner di Kampoeng Pecinan

Sabtu, 9 Februari 2013 | 10:11 WIB

SERPONG, KOMPAS.com — Bila membicarakan masyarakat China di Jakarta, hal itu identik dengan Pecinan, salah satu daerah di kawasan Glodok, Jakarta. Di Pecinan, kebudayaan China masih sangat kental, termasuk makanannya. Banyak ditemukan warung-warung makanan yang menjajakan aneka makanan China, ada pula makanan yang merupakan campuran antara makanan China dan daerah setempat.

Membawa kekhasan Pecinan tersebut, Living World, yang berlokasi di Alam Sutera Boulevard Kav 21, Serpong, memeriahkan suasana Imlek dengan festival kuliner bernuansa pecinan.

Mereka mendatangkan langsung berbagai makanan dari kawasan yang khas dengan etnis China selain Pecinan di Glodok tentunya, yakni dari Pasar Lama Tangerang atau juga dikenal dengan Kota Benteng, dan Medan.

Festival Kuliner bertemakan "Kampoeng Pecinan" berlokasi di Sky Garden, Living World. Lebih dari 10 stan menjajakan aneka kulinernya. Salah satu yang paling difavoritkan adalah Mi Kangkung Si Jangkung.

Mi Kangkung Si Jangkung didatangkan langsung dari penjual asalnya di belakang Gedung Gloria, Glodok. Dinamakan mi kangkung karena memang mi disajikan bersama sayur kangkung. Minyaknya sangat kenyal, ditambah kuah mi yang menambah segar. Walaupun hanya bisa melihat cara meraciknya, dijamin, rasanya tak berbeda dengan yang dijual di tempat asal.

Lontong Cap Gomeh yang menjadi makanan wajib saat Imlek juga tak ketinggalan. Ada Lontong Cap Gomeh Benteng yang didatangkan dari wilayah Tangerang. Makanan tersebut disajikan dengan Ayam Pukang, ayam yang melalui dua kali proses masak. Ayam diberi bumbu kuning, dipanggang, lalu dimasak kembali dengan kuah santan.

Jajanan pasar pun turut meramaikan stan yang ada. Sebut saja aneka kue jajanan pasar berasal dari Pasar Lama Tangerang, serta kue-kue dari Medan seperti pancake durian.

Berbelanja di sini tidak langsung menggunakan uang, tetapi dengan kupon emas. Kupon bisa dibeli di kasir yang ada di depan pintu masuk. Satu kuponnya berharga Rp 5.000, sesuai dengan harga makanan yang dijual, yaitu kelipatan nominal tersebut.

Selain urusan perut, pengunjung pun dihibur dengan atraksi dari barongsai, terutama pada saat puncak perayaan Imlek, yaitu 9 dan 10 Februari 2013.

Tak perlu takut ketinggalan festival kuliner seru ini karena akan berlangsung hingga 24 Februari 2013. Menurut Direktur Operasional Living World Alam Sutera Jannywati Hartini, perayaan Cap Go Meh yang sebenarnya dalam tradisi masyarakat China ialah dua minggu pasca-Imlek.

 


Penulis: Fitri Prawitasari
Editor : I Made Asdhiana