Rabu, 23 Juli 2014

News / Travel

Festival Danau Toba 2013 Dipromosikan ke Belanda

Rabu, 13 Februari 2013 | 15:32 WIB

SAMOSIR, KOMPAS.com — Pemerintah Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, mempromosikan Festival Danau Toba (FDT) 2013, 29 Juni-13 Juli, hingga ke Belanda.

"Pihak Kedutaan Besar (Kedubes) RI di negara "Kincir Angin" itu juga menyambut baik dan mendukung kegiatan Festival Danau Toba tersebut," kata Bupati Samosir Mangindar Simbolon di ruang kerjanya, Rabu (13/2/2013).

Kedubes RI di Belanda, menurut Mangindar, berusaha membantu agar wisatawan di negeri tersebut dapat mengunjungi obyek wisata Danau Toba yang terkenal di dunia.

"Pihak Kedubes RI di Belanda sangat bersemangat setelah mengetahui pada Juni diselenggarakan Festival Danau Toba tingkat nasional. Hal ini adalah ajang promosi pariwisata Indonesia," ujarnya.

Mangindar mengatakan, ia berada di Belanda saat menghadiri kegiatan Ekspo Bunga dan Holtikultura Dunia Floriade Oktober 2012 di Kota Venlo, Belanda.

"Jadi, momen penting dan bersejarah tersebut kami manfaatkan untuk memperkenalkan Festival Danau Toba di luar negeri. Yang penting bagaimana agar Festival Danau Toba dapat berjalan sukses dan banyak dikunjungi wisatawan mancanegara," katanya.

Menurut Mangindar, memang kegiatan Festival Danau Toba (FDT) tersebut tingkat nasional, tetapi gaungnya adalah bertaraf internasional. Sebab, FDT juga akan mengadakan lomba perahu naga di perairan Danau Toba yang pesertanya berasal dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan Indonesia.

"Kegiatan Festival Danau Toba ini dipusatkan di Pantai Wisata Batu Hoda Desa Cinta Dame, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir," ucap Bupati Somosir.

FDT 2013 adalah paradigma baru bagi kegiatan kepariwisataan di kawasan Danau Toba sebagai pengganti Pesta Danau Toba (PDT) yang terakhir Desember 2012.

Penggantian nama tersebut merupakan hasil rapat koordinasi bupati/wali kota sekawasan Danau Toba, tokoh masyarakat, perantau, dan budayawan di ruangan kerja Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Safta Nirwandar.

Penggantian nama menjadi FDT mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta pemerintah kabupaten dan kota sekawasan Danau Toba. "Kegiatan Festival Danau Toba 2013 ini harus kelihatan beda, dengan sebutan host adalah tuan dan nyonya rumah Kabupaten Samosir," ujar Mangindar.


Editor : I Made Asdhiana
Sumber: