Jumat, 1 Agustus 2014

News / Travel

Yuk ke Pasar Apung di Tengah Kota Banjarmasin

Minggu, 24 Maret 2013 | 09:29 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Dalam tujuh pekan terakhir masyarakat Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan wisatawan yang berkunjung ke kota ini bisa menikmati pasar terapung yang berada di tengah kota. Lokasi pasar merapat di siring Sungai Martapura, tepatnya di sisi Jalan Piere Tendean.

Menggunakan perahu jukung, puluhan pedagang yang didominasi kaum perempuan memadati salah satu bagian siring yang berada tepat di seberang Kantor Gubernur Kalsel lama. Keberadaannya mampu menyedot perhatian ribuan warga yang tengah berjalan-jalan menghabiskan Minggu pagi di kawasan tersebut.

Seperti pasar apung lain yang sudah ada lebih dulu di Banjarmasin dan terkenal, yakni Muara Kuin dan Lokbaintan, maka para pedagang di pasar apung di siring Jalan Piere Tendean ini juga menyajikan aneka barang, seperti buah-buahan, sayuran, dan aneka makanan.

Bahkan ada juga warung makan yang memanfaatkan bangunan rumah lanting yang saat ini jumlahnya makin berkurang. Untuk memeriahkan suasana Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin melengkapi pasar dengan musik dan penyanyi lokal.

Ya, keberadaan pasar apung siring Piere Tendean ini memang digagas oleh Pemkot Banjarmasin dalam upaya melestarikan pasar apung dari kepunahan. Lokasinya dibuat lebih mudah dan sifatnya mendekati pembeli.

"Konsepnya, kami berusaha membangun image menjadi pasar Minggu yang khusus terapung. Tujuannya sebagai salah satu bentuk pelestarian pasar apung," ujar Mujiyat Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Pemkot Banjarmasin, Minggu (23/3/2013).

Mengapa dibuat mingguan, menurut Mujiyat agar pasar yang ada di Muara Kuin dan Lokbaintan tetep hidup. Karena pedagang yang jualan di tempat ini juga berasal dari pasar-pasar apung lain, termasuk kedua pasar apung di atas. Bahkan nantinya ada rencana yang berjualan di tempat ini dilakukan bergiliran. 


Penulis: Defri Werdiono
Editor : Robert Adhi Ksp