Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingin Menyantap Kare Torpedo? Ini Tempatnya...

Kompas.com - 15/05/2013, 08:33 WIB
Kontributor Surabaya, Achmad Faizal

Penulis

SURABAYA, KOMPAS.com - Surabaya memang gudangnya menu makanan dengan nama unik. Selain terkenal dengan beragam nama nasi bebek, di Kota Pahlawan ini juga menu makanan Kare Torpedo. Menu makanan berkuah dengan lauk bagian tubuh tertentu dari sapi atau kambing khas Kecamatan Kedamaian, Gresik.

Torpedo yang dimaksud bukanlah salah satu jenis senjata kapal selam untuk perang, melainkan istilah paling mudah dan dianggap paling sopan untuk menyebut testis sapi atau kambing. "Karena bentuknya menyerupai torpedo, ya kita sebut torpedo, ternyata istilah itu terkenal," kata Sumari, penjual Kare Torpedo, Rabu (17/4/2013).

Sebenarnya, menurut Sumari, menu kare itu tidak hanya menyediakan torpedo sebagai salah satu lauk kuah karenya. Dia juga menyediakan berbagai macam jenis bagian tubuh sapi atau kambing lainnya seperti daging, otak, usus, limpa, babat, hati, mata, hingga kleponan atau tempat kandungan. "Tapi yang paling laris dan terkenal ya torpedo," jelasnya.

Meski namanya tidak asing di kalangan pecinta kuliner, warung penjual kare torpedo lumayan sulit ditemukan, karena tempatnya berada di gang sempit bernama "Rizki" sentra PKL di antara Jalan Embong Wungu dan Jalan Embong Sawo, Surabaya.

Untuk satu porsi kare torpedo dihargai Rp 12.000 dengan satu item lauk sepotong bagian tubuh sapi atau kambing. Jika ingin tambah satu potong bagian lain, pembeli cukup menambah Rp 7.000 per potongnya. Namun hati-hati bagi yang memiliki riwayat penyakit darah tinggi atau kencing manis, karena menu makanan ini baik kuah maupun lauknya banyak mengandung kolesterol.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Terkini Lainnya

    Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

    Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

    Travel Update
    4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

    4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

    Travel Tips
    Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

    Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

    Jalan Jalan
    4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

    4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

    Travel Tips
    Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

    Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

    Travel Update
    Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

    Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

    Jalan Jalan
    Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

    Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

    Jalan Jalan
     7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

    7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

    Jalan Jalan
    5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

    5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

    Travel Tips
    Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

    Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

    Jalan Jalan
    Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

    Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

    Travel Update
    Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

    Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

    Travel Update
    Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

    Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

    Travel Update
    Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

    Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

    Hotel Story
    Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

    Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

    Travel Update
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com