Jumat, 25 April 2014

Travel / News

Bebas Visa Jepang untuk Thailand dan Malaysia, Bukan Indonesia

Kamis, 27 Juni 2013 | 15:27 WIB
SHUTTERSTOCK / ARAIDENKI Paraglider di kawasan Gunung Fuji, Jepang. Komite Warisan Dunia UNESCO, 16 Juni 2013, memutuskan kawasan Gunung Fuji masuk dalam Warisan Dunia alam dan budaya global.
KOMPAS.com — Pemerintah Jepang akan memudahkan urusan visa bagi pelancong dari negara-negara Asia Tenggara yang berencana mengunjungi Jepang. Kebijakan tersebut akan mulai diterapkan pada Senin (1/7/2013).

Seperti dikutip dari situs berita Japantimes.co.jp, Kamis (27/6/2013), langkah ini diambil untuk bisa menarik lebih banyak pelancong dari kawasan Asia Tenggara. Jepang akan membebaskan visa untuk turis Thailand dan Malaysia. Sementara itu, untuk pelancong Filipina dan Vietnam berlaku visa multi-entry.

Langkah tersebut juga diambil dalam rangka perayaan Persahabatan dan Kerja Sama ASEAN-Jepang tepat 40 tahun pada tahun 2013 ini. Bebas visa untuk pelancong Thailand yang berkunjung ke Jepang berlaku untuk masa tinggal kurang dari 15 hari.

Sementara itu, menurut Kementerian Luar Negeri Jepang, untuk turis Malaysia berlaku untuk kunjungan kurang dari tiga bulan. Sedangkan untuk Filipina dan Vietnam, visa multi-entry memungkinkan mereka untuk berkunjung ke Jepang beberapa kali dalam jangka waktu tiga tahun. Lama tinggal per kunjungan adalah maksimal 15 hari.

Bagaimana dengan Indonesia? Pagi ini, perbincangan di jejaring sosial sempat dihebohkan dengan kabar bebas visa untuk Indonesia yang berkunjung ke Jepang. Namun, sesungguhnya Jepang memberlakukan perpanjangan lama tinggal pemegang visa multi-entry dari Indonesia ke Jepang.

Sebelumnya, lama tinggal pemegang visa multi-entry hanya 15 hari. Dengan kebijakan baru, maka akan diperpanjang menjadi maksimal 30 hari.

"Saya berharap langkah ini dapat semakin meningkatkan hubungan antara negara-negara tersebut, seperti peningkatan kunjungan dari negara-negara tersebut," kata Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida pada Selasa (25/6/2013).

Pemerintah Jepang sendiri mengejar target kunjungan pelancong dunia ke Jepang pada tahun 2030 dapat tercapai 30 juta kunjungan per tahun. Menurut Japan National Tourism Organization, sebanyak 8,37 juta wisatawan internasional datang pada tahun 2012.

Sebanyak 9,3 persen atau sekitar 780.000 wisatawan pada tahun 2012 tersebut berasal dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Pemerintah Jepang menetapkan target kunjungan dari pelancong asal Asia Tenggara sebanyak 2 juta wisatawan pada tahun 2016.
Penulis: Ni Luh Made Pertiwi F
Editor : I Made Asdhiana
Sumber: Japantimes.co.jp