Sabtu, 30 Agustus 2014

Travel / News

Turis Malaysia Dominasi Kunjungan ke Sumbar

Rabu, 3 Juli 2013 | 19:02 WIB
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Jam Gadang di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Rabu (8/6/2011). Jam peninggalan zaman kolonial Belanda ini merupakan salah satu daya tarik wisata di Kota Bukittinggi.
PADANG, KOMPAS.com - Wisatawan asal negara Malaysia masih mendominasi kunjungan ke berbagai obyek wisata di Sumatera Barat sepanjang Januari hingga Mei 2013.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat Yomin Tofri di Padang mengatakan, dari 19.251 total kunjungan wisatawan mancanegara periode Januari-Mei, sebanyak 76,66 di antaranya berasal dari negara jiran tersebut.

"Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 26,45 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya 11.206 orang," katanya kepada Antara, Senin (1/7/2013).

Ia mengatakan, setiap bulan, turis asal Malaysia mendominasi kunjungan wisata di Sumbar yang masuk melalui Bandara Internasional Minangkabau. Umumnya, para wisatawan mengunjungi kota Padang, Sawahlunto, Padangpanjang, Bukittinggi, Sijunjung, Tanahdatar, Solok Selatan, dan Agam.

Selain dari Malaysia, wisatawan lain yang mengunjungi ranah Minang berasal dari Australia  sebanyak 798 orang, Singapura (681), Cina (256), Perancis (210), Inggris (143), Amerika (106), Jepang (93), dan Filipina (50).

"Obyek wisata yang didtangangi antara lain jam gadang, Danau Kembar, Danau Maninjau, Batu Legenda Malin Kundang, Lembah Anai, Sikuai, dan berselancar ke Mentawai," katanya.

Sementara, jumlah wisman yang berkunjung ke Sumatera Barat pada Mei 2013 mencapai 4.490 orang, mengalami peningkatan 39,83 persen dibanding April 2013 yang tercatat sebanyak 3.211orang.

"Jumlah ini memberikan kontribusi sebesar 0,64 persen terhadap total wisman nasional yang berkunjung ke Indonesia  sebanyak 700.708 orang," ujar Yomin.
Editor : Ni Luh Made Pertiwi F
Sumber: Antara