Kamis, 28 Agustus 2014

Travel / News

Malioboro Tetap Menjadi Incaran Wisatawan

Rabu, 31 Juli 2013 | 11:29 WIB
KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Jalan Malioboro, Yogyakarta.
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus menjaga dan mewujudkan kawasan Malioboro yang aman, tertib, dan bersih untuk menyambut pemudik dan wisatawan selama libur Lebaran 2013.

"Aman, tertib, dan bersih memiliki arti yang sangat luas. Semua pihak memiliki peran untuk terlibat dalam mewujudkan ketiga aspek tersebut di Malioboro," kata Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti di Yogyakarta, Selasa (30/7/2013).

Menurut Haryadi, Malioboro akan menjadi tujuan utama pemudik yang menghabiskan waktu libur Lebaran di Yogyakarta sehingga perlu ada pelayanan maksimal kepada pengunjung dengan memberikan pelayanan optimal kepada pengunjung.

Haryadi mengatakan, selain memiliki makna bebas dari gangguan, aman juga memiliki makna lain yaitu aman dari sisi tarif, baik itu tarif parkir maupun tarif makanan yang dijual pedagang di sepanjang Malioboro.

Untuk memastikan hal tersebut, lanjut Haryadi, Pemerintah Kota Yogyakarta telah melakukan berbagai upaya seperti penertiban parkir liar dan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di lokasi larangan.

"Jika diperlukan, maka kami akan menambah rambu-rambu larangan parkir atau papan peringatan lain agar masyarakat mengerti dan mematuhi aturan. Jadi tidak ada lagi alasan tidak mengetahui aturan apabila rambu-rambu diperbanyak," katanya.

Salah satu titik yang menjadi fokus penertiban dari Pemerintah Kota Yogyakarta adalah di Titik Nol Kilometer. Titik tersebut harus bebas dari parkir dan PKL, namun masih sering terjadi pelanggaran.

"Masyarakat seharusnya tahu bahwa bahu jalan di sekitar lampu merah tidak boleh digunakan sebagai tempat parkir. Namun itu terjadi di Titik Nol Kilometer. Karenanya, harus ditertibkan. Jika perlu akan ditambah rambu larangan," katanya.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Wisatawan asing berjalan kaki menuju obyek wisata Taman Sari, Yogyakarta. Kunjungan ke Taman Sari dan Keraton Yogyakarta yang berada di dekatnya menjadi salah satu agenda yang jarang dilewatkan wisatawan asing saat berwisata di Yogyakarta.
Haryadi juga berharap, juru parkir dan penjaja makanan tidak menaikkan tarif sepihak selama libur Lebaran. Sedangkan untuk menjaga kebersihan, sudah disiapkan tempat sampah dalam jumlah yang cukup di sepanjang Malioboro.

Saat libur Lebaran, pemerintah akan menerjunkan petugas dari Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta dan petugas keamanan Malioboro dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro atau Jogoboro akan bertugas menjaga kawasan tersebut hingga pertengahan Agustus.

UPT Malioboro juga sudah menyiapkan posko aduan yang bisa diakses oleh pengunjung Malioboro untuk menyampaikan berbagai keluhan atas pelayanan di Malioboro.
Editor : I Made Asdhiana
Sumber: Antara